Seringkali saya jalan2 menelusuri wilayah garut, mulai dari garut utara seperti malangbong, limbangan, banyuresmi, cibatu, sukawening,leles, kadungora, sampai ke cisompet, cihurip, pameungpeuk, cibalong, bungbulang pakenjeng bahkan sampai ke maroko. Dari hasil perjalanan ini saya merenung betapa luas dan kayanya wilayah garut ini. Sebenarnya kurang apa garut ini? Wilayah garut merupakan wilayah yg subur makmur, hampir setiap jengkal tanah di garut merupakan tanah yang dapat ditumbuhi oleh sayuran, buah2an maupun padi-padian. Kemudian peternakan, perikanan, baik perikanan darat maupun perikanan laut merupakan aset yang tak ternilai harganya belum lagi dengan objek wisatanya yg masih asri dan elok merupakan anugerah dari sang khalik, bahkan dibeberapa tempat wilayah garut mengandung bahan mineral yg tak ternilai harganya seperti; belerang di kawah papandayan, pasir besi di pantai manalusu, cibalong dan sekitarnya, tambang emas disekitar wilyah bungbulang. Betapa maha kayanya Garut ini, lantas apa yg harus kita lakukan dengan kekayaan kita ini. Seperti tulisan saya terdahulu mestinya Bupati/wabup garut mendatang menggunakan akalnya bagaimana agar sumber daya alam yang kaya ini bisa digali dan dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan semua warga garut.
Bupati/Wabup terpilih mestinya segera mengambil langkah-langkah konkrit agar sumber daya alam ini tidak dikelola oleh pihak asing yang tujuannya hanya untuk mencari keuntungan sesaat saja. Apakah orang garut bisa mengelolanya?
Bersambung ....