Kenapa Sampah dan kotoran kuda dimana-mana.
Assalamu’alaikum Bpk2 / Ibu ,Mohon ma’af apabila tulisan saya ini kurang berkenan Saya orang Jawa Timur asli, istri orang Garut, bila merkunjung ke Garut atau Jabar, orang2 Jatim pasti seneng sebab ada image...serba asri dan sejuk juga orangnya ramah2, Saya sendiripun demikian rasanya sueneng sekali, bisa dikata saya juga termasuk orang yang mencintai kota Garut, udaranya suegerr...asri...banyak tempat wisata...Cipanas..sampirieun...Tangkuban Perahu....kotanya serba hijau dan sangat subur.
Tapi seedih sekali kalo sedang jalan2 di jalan2 raya hingga jalan2 pelosok..hampir tiap jengkal aspal selalunya dipenuhi dengan kotoran kuda demikian juga hampir setiap sudut jalan selalu ada saja sampah yang numpuk..sedih sekali melihatnya, bukan bermaksud ,membanding bandingkan...ada baiknya kalo Bapak2 / ibu2 berkesempatan berjalan jalan di kota2 di Jawa Timur...InsyaAllah dijamin sangat Tertib rapi dan bersih, Tidak perlu dibandingkan dengan sesama kota kabupaten, cukup dengan kecamatan2 saja, di Jatim selalu bersih dan rapi...petugas kebersihan atau tukang sapu pasti tampak dipagi hari dan siang harinya,Apalagi kalo mau ada penilaian Adipura ( maklum ada penilaian ) buanyaak pegawai2 negri yg turun kejalan mengawasi para tukang sapu jalan..“ibaratnya” selembar daun jatuh dari pohon angsana akan ramai2 mereka tangkap.Seingat saya sejak saya SMP dahulu ( kurang lebih 20 th lalu ), di kota kelahiran saya ( Kabupaten Lumajang ) itu dokar sudah dilarang masuk kota,Demikian dengan kota2 lain saya rasa, setiap ganti Bupati ganti cara bahkan Ibu Bupati saya pernah nampak dulu, ikut nyapu di gang2 kota, Demikian Juga dengan coretan2...wah yg satu ini...sangat terasa dan nampak begitu khas dan merata di seluruh Jabar, ini yg saya lihat sejak bulan Ramadhan kemaren,masuk wilayah Jabar...baik kota kecil, sedang maupun Ibukota..kenapa yaa koq buanyak coretan2 gitu...rambu2 lalu lintas, pagar tembok,papan nama semua kena coret..yg anehnya lagi ..koq nggak ada di jawa Timur ??? setahu saya saudara2 saya urang sunda..tutur katanya sangat lembut dan khas...saya reuseup sekali mendengar dialeknya, tapi kenapa koq kurang memperhatikan yg satu ini, Sayang...sekali...mudah2 tidak menjadi image negatip buat orang diluar Garut apalagi kalo yg lijat turis2 asing...wah sedih.Mudah2 saudara2 saya di Garut bisa belajar dari saudara2 di kota2 lain di jawa.ini sekedar berbagi cerita saja..yaah alhamdulillah kalo berpengaruh hingga kota Garut kita tambah Bersih......Sayang sekali...udara sudah sangat bersih dan sueejuk...pemandangan asri dan warganya ramah2 kalo nggak di imbangi dengan kesadaran akan bersih2 lingkungan mulai dari rumah kita masing2. Monggo silahkan apabila mau studi banding dengan kota2 di Jawa Timur...InsyaAllah lillahita’ala saya bermaksud memberi saran dan penilaian pribadi mudah2 kota Garut tercinta juga bisa bersih..sih..sih...siiiiihh. Wassalam Yahya / urang jatim