

| No | Tanggal | Isi | Sumber |
| 1. | 11/02/2010 | TARKI-Penderita penyakit thalassaemia (kelainan darah) di Kab Garut selama tahun2009, sesuai dengan data dari UT-DC PMI Garut mencapai 115 orang. ketua pelaksana donor darah peduli thalassaemia dan penggalangan dana serta pemeriksaan thalassaemia bagi masyarakat, H. Pipin Ramdani, M.Eng., menyebutkan untuk memperpanjang kehidupanya, penderita thalassaemia harus terus tranfusi darah setiap bulan secara rutin. resikonya biaya pengobatan tidak sedikit. karena itu tak sedikit penderita frustasi dengan penyakit yang di deritanya. terkait dengan itu, Perhimpunan Orang Tua Penderia Thalassaemia (POPTI) Garut minggu (14/2) di Lapang Kerkoff akan menggelar Donor Darah Peduli thalassaemia dan penggalangan dana dan pemeriksaan thalassaemia dan pemeriksaan thalassaemia sekaligus mensosialisasikan keberadaan POPTI Garut.
Maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut, lanjut Pipin, diantaranya untuk menumbuh-kembangkan rasa sosial kemanusiaan di kalangan masyarakat, membantu mengatasi permasalahan penderita dan orang tuanya serta meringankan beban psikologis orang tua penderita. Ini bentuk kepedulian kami terhadap penderita thalassaemia, selain itu melalui kegiatan ini kami juga berharap bisa mensosialisasikan dan mencegah thalassaemia di kalangan masyarakat dan diharapkan juga kegiatan tersebut bisa membantu UTDC PMI dalam hal pengadaan darah tandasnya. |
priangan |
| 2. | 10/02/2010 | Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah Kertajaya Kecamatan Cibatu terpaksa harus belajar di mesjid di Kampung Kondang Desa Kertajaya. Pasalnya, ruangan kelas empat mereka tengah di rehab. Papan tulis, meja dan kursi dialihkan ke mesjid dan halaman mesjid.
Guru MI AL-Ijtihad Amas mengatakan, meskipun harus belajar darurat namun tak menyurutkan semangat belajar anak didiknya. Bahkan Les d mesjid kondang. Menurut Amas, minat orang tua siswa menyekolahkan anaknya ke MI Al-Ijtihad cukup tinggi. Sehingga MI itu tak pernah kekurangan siswa. Apalagi MD merupakan sekolah umum yang bercirikan agama Islam |
Radar garut |
| 3. | 08/02/2010 | (Garut Kota)- Kepala Dinas Kesehatan Garut dr. H. Hendy Budiman, M.Kes marah besar ketika mendengar banyak keluhan dari sejumlah keluarga miskin (Gakin) yang meminta biaya ambulans oleh pihak Puskesmas, saat keluarganya yang sakit harus dirujuk ke RSU dr. Slamet.
Menurut dr.Hendy bagi warga pemilik Jaskesmas jika menggunakan ambulans tidak harus membayar alias gratis. Hendy mengaku hingga kini masih banyak petugas Puskesmas yang masih memungut biaya ambulans. Hampir setiap hari ada informasi tentang itu. saya hanya menjawab bagi pasien Gakin atau pemilik kartu Jamkesmas tak harus membayar ongkos ambulans. Soalnya, pembayaran biaya ambulans itu sudah di tanggung asuransi. Jika ada yang berani menarik biaya laporkan kepada saya,"jelas Hendy Budiman, saat dihubungi Priangan kemarin," ujarnya |
priangan |
| 4. | 04/02/2010 | Ketua Cabang PGRI Cibiuk Erlan, selasa (3/2) mengatakan, KonfrensiCabang PGRI Kecamatan Cibiuk akan digelar pada awal Maret 2010 mendatang. saat ini pihaknya tengah menyusun laporan pertanggungjawaban untuk di sampaikan dalam konfercab nanti.
Elan menjelaskan, saat ini sudah bermunculan kandidat ketua, baik yang mencalonkan diri maupun yang di calonkan oleh anggota.penggurus dan anggota PGRI yang memenuhi persyaratan berhak mencalonkan dan di calonkan."Apalagi PGRI sangat menjungjung tinggi demokratisasi dalam pemilihan pengurus,"jelasnya. PGRI sebagai organisasi profesi guru,kata Erlan, selalu memperjuangkan kepentingan guru. |
Radar garut |
| 5. | 03/02/2010 | (Malangbong) Pasar Malangbong dalam waktu dekat akan segera dibangun. Namun rencana tersebut tak pelak menimbulkan kegundahan sejumlah warga, termasuk tukang ojeg yang sering menggunakan lahan yang berdekatan dengan terminal.
Kepala UPTD Terminal Kec. Malangbong,Dadang Hernawan membenarkan semakin menyempitnya lahan terminal karena sebagian arealnya akan dibangun sebuah kios. Kami tak mempersoalkan rencana pembangunan itu. Karena lahan yang dipakai saat ini sama halnya yang di gunakan pasar, hak guna pakai. bukan lahan milik Dishub, ujar Dadang |
priangan |
| 6. | 03/02/2010 | (Leuwigoong) Pemerintah Desa Sindangsari Kecamatan Leuwigoong mendapat bantuan mesin penyedot air multi guna dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Garut.
Kepala Desa Sindangsari, Bambang Budiana, di kantornya kemarin, mesin penyedot air multi guna dengan kekuatan 4 PK ini menggunakan bahan bakar solar. Dijelaskan Bambang, sesuai petunjuk teknis mesin penyedot air itu termasuk multi guna, karena mesinnya bisa dipasang sebagai traktor untuk mebajak sawah. Artinya, tak sekedar untuk menyedot air sungai atau air selokan. Rencananya, mesin ini akan dimanfaatkan untuk menyedot air di lahan pertanian yang kesulitan air. (pap) |
Radar Garut |
| 7. | 02/02/2010 | (Pamulihan) Asep Yuldan Sani putra pertama dari pasangan Muhtaromah Sani, S.Pd dan Imas Sumiati warga Kp. Pakenjeng Rt. 06 Rw. 01 Desa Pakenjeng Kec. Pamulihan Kabupaten Garut, siswa SMUN Garut beserta rekannya meraih juara pertama dalam cabang olah raga penca silat, telah mengharumkan Jawa Barat dalam ajang Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (POPNAS) di Jogjakarta beberapa waktu lalu.
Adanya dukungan dari semua pihak terutama para orang tuanya, juga dukungan dan bimbingan dari para pelatih serta pihak sekolah, merasa bangga dengan perjuangannya yang terbaik tercapai, mendapatkan juara pertama dan mendapatkan medali emas atlet dari Jawa Barat yang diwakili dari Garut. |
garoet pos |
| 8. | 02/02/2010 | (Bungbulang) Kebersihan sebagian dari pada iman, dengan lingkungan yang bersih, sehat Insya Allah kita semua akan terhindar dari berbagai macam penyakit. Itulah salah satu peringatan Danramil Bungbulang Kapten Infantri S. Hidayat pada acara Gelar Bakti Sosial (Baksos), di Alun-alun Bungbulang yang di dampingi Kasie Trantib Kecamatan Bungbulang Yamin Maulid.
Danramil Bungbulang mengerahkan seluruh anggotanya dan Satpol PP, serta beberapa elemen masyarakat, bahwa kegiatan serupa untuk seluruh warga masyarakat akan dijadikan kegiatan rutin setiap minggu pada hari Jumat namun untuk kegiatan sehari-harinya wajib dilaksanakan di tiap lingkungan rumah masing-masing. Serta sesuai dengan program pemerintah Jawa Barat tiga skala prioritas yakni meningkatkan pendidikan, peningkatan kesehatan dan peningkatan ekonomi masyarakat (IPM), khususnya yang ada kaitannya dengan bidang kesehatan harus membiasakan dengan budaya bersih lingkungan. |
garoet pos |
| 9. | 02/02/2010 | (Sukaresmi) Gotong royong merupakan suatu wujud kebersamaan masyarakat untuk mewujudkan suatu tujuan bersama. Warga masyarakat kampung buled dibantu anggota koramil Sukaresmi, linmas serta dihadiri oleh LPM desa, Rabu(20/1) beramai-ramai membangun rumah Rukman (75) salah satu warga yang tidak mampu.
Sumber dana untuk membangun bapak Rukman murni dari hasil swadaya masyarakat dan sumbangan dari Lurah Cintadamai, yang lainnya dari bahan sampai tenaga murni dari masyarakat kampung Buled. Selain itu masih banyak lagi rumah yang tidak layak huni yang belum tersentuh oleh pemerintah untuk warga kampung Buled. Juga tidak ada air bersih, jalan yang masih rusak dan banyak yang lainnya. |
garoet pos |
| 10. | 02/02/2010 | (Cisompet) Tak sedikit pun terbayangkan dalam pikiran, kalau saya akan mendapat penghargaan sebagai pemecah Rekor Muri Dunia dalam bidang oleh teater seni, ungkap Saepul Anwar S.pd, guru kesenian pada SMA 6 Garut usai menerima penghargaan yang di berikan Ketua STKIP Garut pada acara Wisuda Sarjana ke 20 tahun 2009 bulan lalu pada GPdi Gedung Intan Balarea Garut.
Di katakan Ipuy panggilan akrabnya, jumlah pemain sebanyak 110 orang dalam teater asuhannya dan 15 naskah dengan 1 orang sutradara, dalam teaternya selain pentas di Indonesia juga sering pentas di luar negeri seperti ke Singapura, Malayasia dan Jepang. Bahkan pengalaman pahit pun pernah di alaminya, ketika akan pentas tidak mempunyai sedikit uang untuk biaya, HP satu-satunya ia rela jual untuk transportasi, aku Ipuy. Saipul Amwar S.pd sebagai guru kesenian pada SMA 2 Tarogong, yang kini menjadi SMA 6 Garut. Kini dia sedang meneruskan kuliahnya di S2 UPI Bandung. Sepintas orang tidak akan menyangka kalau Saepul Anwar berasal dari kota, padahal dia berasal dari kampung Pangligaran Desa Depok Kecamatan Cisompet sekitar 80 Km dari ibukota Kabupaten Garut ke arah selatan. |
garoet pos |