placeholder for flash movie
Kamis, 24 Juli 2014   English | Sunda
e-Pengadaan
Info Lelang Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kab. Garut
Info Lelang Pengumuman Lelang
Info Lelang Daftar Pemenang Lelang

Dft.PNS Bersertifikat
e-Procurement (LPSE)

Sambutan Bupati
Naskah Pidato Bupati
Informasi mengenai kopi preanger sangat berguna,…
Mohon informasi apakah BKD Garut telah…
Assalamu'alaikum Wr. Wb Perkenalkan, saya Yusuf,…
Assalamu'alaikum, pak saya ingin bertanya mengenai…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Percik Perda
Jadwal Imsakiyah
Sindikasi
Info Kecamatan
No Tanggal Isi Sumber
1.17/07/2014 (Limbangan) Tempat pasar sementara (TPS) Limbangan di Lapang Pasopati tak menjamin arus lain di Jalan Negara Limbangan lancar. Karena faktanya, ketika munggahan terjadi kemacetan akbat banyak kendaraan yang keluar masuk (TPS) terutama di persimpangan jalan pasopati. Begitu pula persimpangan jalan Ranukurung, kemacetan selalu terjadi karena banyak kendaraan yang keluar dari TPS.

Kepala Sub Terminal Limbangan Sutisna Sugiar SE mengatakan, dia setempat komplain ketika ada yang menyatakan arus lain lancar dan taakan terjadi kemacetan karena lokasi TPS di Lapang Pasopati. Justru dia dan aparat kepolisian, sering di repotkan terjadi kemacetan di persimpangan jalan pasopati dan persimpangan Ranukurung karena menngkatnya volume kendaraan yang keluar masuk TPS.

Prediksi kecamatan, tutur Sutisna, semakin kuat karena kahan sub terminal menyemoit akibat tersita pembangunan Pasar Limbangan. Lahan terminal bagian belakang, malah habis digunakan lahan pasar yang tengah direvatilisasi. Akibatnya banyak angkot yang parkir dan ngetem di pinggir jalan karena lahan terminal menghilang.
(Radar Garut)
2.17/07/2014 (Karangpawitan) Warga Kampung Cimanuk, Desa Suci Kecamatan karang pawitan mengeluh kondisi sumber air di lingkungan mereka yang kurang terpelihara. Warga pun mengaku sudah berulang kali memohon bantuan ke instasi terikat agar sumber air berbentuk kolam di lingkungan RT01/07 itu di bangun secara permanen.

Berdasarkan pantuan "KP" sumber air tersebut setiap hari di gunakan kebutuhan warga setempat. Kendati di sekeliling di tembok dan tersedan jamban dan WC umum, namun kondisinya memprihtinkan karena kurng terpelihara . Ironisnya, di pinggiran kolam sumber air tersebut terdapat tempat pembangunan sementara(TPS) sampah, sehingga sebagian sampah yang teriup angin berterbangan masuk ke sumber air tersebut yang sehari harinya di gunakan mandi, mencuci (MCK) warga setempat.

Dikonfirmasi atas keluhan warganya, Kepala Desa Suci, H,Dendi Junaedi mengatakan masalah keluhan waga tersebut sedah di pertimbangkan bahkan, pihak desa kuga telah mengajukan permohonan bantuan untuk membangun sumber air yang di jadikan kebutuhan warga tersebut.
(Kabar Priangan)
3.17/07/2014 (Cibiuk) Warga kampung Cilengkrang Desa Cibiuk Kaler Kecamatan Cibiuk, terpaksa merobohkan Masjid jami-Al Ikhlas karen kondisinya rusak berat dan terancam ambruk akibat dinding masjid belah dan banyak yang retak. Setelah dirobohkan, masjid tersebut dibangun lagi oleh warga setempat bersama donatur yang peduli terhadap pembangunan masjid.

Kepala Desa Cibiuk Kaler Entang, membenarkan Masjid Jami-Al Ikhlas di CIlengkrang dirobohkn dan di bangun lagi oleh warga setempat. Bila tak dirobohkan khawatir masjid ambruk karena dindung temboknya belah serta banyak yang retak. Saat ini kondisi bangunan msjid masih rangka. Apalagi Masjid Al-Ikhlas di perluas dan pembangunannya di perkokoh menggunakan besi beton.

Majid Jami Al-Ikhlas, tutur Entang, ketika di bangun oleh pemborong bangunan kubahnya cukup besar. Sehingga dinding tembok diduga takuat menahan beban sehingga dindingnya belah dan retak-retak."Gerakan gotongroyong pembangunan Masjid Al-Ikhlas Cilengkrang terus di lakukan oleh warga setempat di bantu donatur dari Cibiuk. Selama masjid di bangun dan diperluas, warga setempat menunaikan shalat termasuk shalat taraweh di madrasah lokasi mesjid,"ungkap Entang.
(Radar Garut)
4.17/07/2014 (Lewigoong) Ruas jalan alternatif, tepatnya di simpang tiga Lewigoong kampung Sarkanjut Desa Dungu siku Kecamatan Lewigoong, sejak beberapa pekan lalu di terjang longsor dan belum juga di perbaiki hingga kini. Ruas jalan ini, menjadi jalur alternatif utama bagi bagi jalur Bandung Tasikmalaya dan Bandung lewat Kadungora dan Leles.

Pantauan Radar di lokai longsoran, beberapa pekerja dari dinas Binamarga provinsi jawa barat baru membereskan material longsoran beberapa bongkohan batu membereskan material longsoran berupa bongahan batu batu besar yang yang menimpa sawah warga. Warga sekitar pun sengaja memasang tanda berupa bambu untuk mengingatkan para pengguna jalan agar kendaraanya tidak sampai terpelosok ke lokasi logsoran.

Camat Lewigoong, Drs Jujun Juhana M Si mengungkapkan, sejak pertama kejadian, pihaknya sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat. Karena jalan tersebut termasuk dalam jalan provinsi, dari mulai Sasak Besi, Cibatu, hingga jalur alternatif Cijapati. Jujun pun berharap ambrolnyakirmir tersebut dapat segera di perbaiki sebelum arus mudik tiba. Karena, Jalan tersebut termasuk jalur alternatif uama, saat terjadi kemacetan di Limbangan maupun Kadungoa dan Leles.
(Radar Garut)
Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
July 2014
SuMoTuWeThFrSa
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer