placeholder for flash movie
Kamis, 05 Maret 2015   English | Sunda
e-Pengadaan
Info Lelang Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kab. Garut
Info Lelang Pengumuman Lelang
Info Lelang Daftar Pemenang Lelang

Dft.PNS Bersertifikat
e-Procurement (LPSE)

Sambutan Bupati
Naskah Pidato Bupati
Dibutuhkan segera karyawan PT.Griya Pratama (…
saya orang brebes menikah dng orang…
Lowongan Pekerjaan PT Columbia Garut Membuka…
Saya Heri Kristanto mengajak kepada pelaku…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Percik Perda
Jadwal Imsakiyah
Sindikasi
Info Kecamatan
No Tanggal Isi Sumber
1.06/02/2015 (Tarogong Kaler)Tiga kamar dan ruangan lainnya milik hotel Cipanas Indah (CI) di kawasan wisata pemandian air Panas, Cipanas Garut dibongkar untuk dijadikan sebagai jalan umum. Hal itu dilakukan untuk mengurai kemacetan pada saat musim libur di kawasan wisata Cipanas.

Pembongkaran tersebut sudah dilakukan sejak bulan lalu dan saat ini sudah mulai diratakan. Pembongkaran ini atas musyawarah manajemen dan tentunya intruksi dari pemilik yaitu Pemerintah Kabupaten Garut. kata petugas Cipanas Indah.

Menurutnya, akses jalan baru ini ke depan akan menghubungkan jalan Rancabango yang seterusnya ke alun-alun Tarogong atau ke Jalan raya Samarang dan ke kawasan Leles juga Kadungora. Sehingga di kawasan wisata pemandian air panas ini tidak akan terjadi lagi kemacetan seperti yang kerap terjadi pada setiap ahir pekan, liburan sekolah, idul fitri atau natal dan tahun baru.

Jadi kendaraan yang masuk ke Cipanas tidak kembali lagi ke arah Tarogong melainkan langsung ke luar melalui jalan baru ini. Mau ke Samarang, mau Ke Garut Kota. Bahkan rencana ke depan bisa juga ke Leles, Kadungora dan sekitarnya. Ini kan sudah program Pak Bupati, katanya.

Sebelumnya, Bupati Garut, Rudy Gunawan mengatakan, pada tahun 2015 ini akan memulai membangun infrastruktur atau jalan baru untuk mengurai kemacetan. Data diperoleh akan ada lima sudetan dari mulai Kadungora ke kiri menuju Cibiuk, Leuwigoong, Limbangan, hingga ke Wanaraja, Kecamatan Malangbong dan sekitarnya.

Begitu juga ke arah kanan tembus ke kawasan wisata Cipanas. Dalam berbagai kesempatan pun, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat Garut agar ikut membangun Kabupaten Garut menyusul beberapa program unggulan yang akan digulirkan tahun 2015 ini.
Kabar Priangan
2.21/01/2015 (Malangbong) Warga Kampung Pasirbaros, Desa Cempaka, Kecamatan Malangbong Garut dikejutkan dengan adanya bus yang nyelonong masuk ke halaman Masjid Besar Malangbong, Selasa (20//01/2015). Peristiwa yang terjadi pukul 09.00 pagi itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun sudah cukup membuat warga dan penumpang merasa shok.

Bus Primajasa itu melaju dari arah Tasikmalaya menuju Jakarta. Namun tiba-tiba bus masuk ke halaman Masjid Besar Malangbong yang sedang direnovasi.

Salah seorang saksi mata, kejadian berawal ketika bus tersebut menyalip sepeda motor. Namun setelah korban terjatuh, Bus tersebut kabur. Tukang ojek yang berada di dekat lokasi langsung mengejar bus tersebut. Sementara sebagian warga lainnya menolong korban dan membawanya ke puskesmas Malangbong.

Diduga karena ketakutan, sopir tersebut langsung memasukan bus nya menerobos halaman masjid yang sedang diperbaiki. Begitu turun sang sopir naas itu langsung dipukuli massa. Untungnya, sang sopir segera diamankan petugas yang datang ke lokasi, selanjutnya dia dibawa ke Mapolsek Malangbong.

Kasus tersebut kini ditangani Polsek Malangbong.
Hingga berita ini diturunkan, Bus Primajasa, sepeda motor korban sang sopir bus dan pemilik sepeda motor masih berada di Mapolsek Malangbong untuk dimintai keterangan. Sedangkan penumpang bus langsung dipindahkan ke bus lainnya. (Dindin Herdiana/Nandang Hidayat)
Kabar Priangan
3.15/01/2015 (Tarogong Kidul) Sekolah Sepak Bola (SSB) Priangan akhirnya keluar sebagai juara dalam turnamen sepakbola PSSI U-15 yang digelar oleh Assosiasi PSSI Garut. Da­lam babak final yang digelar di Stadion Merdeka, Kherkoff, SSB Priangan berhasil mengalahkan JFC Pameungpeuk dengan skor 4-1. Pertandingan yang digelar pada Senin (12/1/2015) tersebut berlangsung dengan tempo cepat. Namun gaya permainan pasukan SSB Priangan yang lebih tenang, membuat kesebelasan ini mampu menguasai pertandingan.

Pembinaan usia dini sangat diperlukan dan itu mutlak harus mendapat perhatian, salah satunya dengan menggelar turnamen usia dini. Selama ini, kata dia, di Garut jarang ada turnamen yang berorentasikan pada anak-anak di bawah Usia 15 tahun.

"Ini program pertama kita, dan sebagai salah satu program Garut bangkit juga. Kemarin saja, dengan adanya pembatasan, jumlah peserta mencapai 43 tim. Apalagi jika tak dibatasi,"kata dia.

Turnamen yang digelar selam 40 hari tersebut, telah banyak memunculkan bibit-bibit muda yang tidak pernah terlihat oleh pemerintah maupun PSSI. Dukungan dari pemerintah dengan dibentuknya Dinas Pemuda dan Olahraga yang baru, menjadi suport tersendiri bagi kemajuan persepakbolaan di kabupaten Garut. Dengan banyaknya talenta-talenta muda yang sangat brilian, akan disuport secara khusus cabor sepakbola. (Dindin Herdiana)
Kabar Priangan
Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
March 2015
SuMoTuWeThFrSa
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031    
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer