placeholder for flash movie
Selasa, 29 Juli 2014   English | Sunda
e-Pengadaan
Info Lelang Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kab. Garut
Info Lelang Pengumuman Lelang
Info Lelang Daftar Pemenang Lelang

Dft.PNS Bersertifikat
e-Procurement (LPSE)

Sambutan Bupati
Naskah Pidato Bupati
Assalamualaikum,Bapak / Ibu khususnya yang berwenang…
Informasi mengenai kopi preanger sangat berguna,…
Mohon informasi apakah BKD Garut telah…
Assalamu'alaikum Wr. Wb Perkenalkan, saya Yusuf,…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Percik Perda
Jadwal Imsakiyah
Sindikasi
Info Kecamatan
No Tanggal Isi Sumber
1.24/07/2014 (Cisompet) Rumah wakaf Indonesia (RWI) mengadakan program wakaf untuk membangun jembata Citamiang yang melintang di atas sungai Cisanggiri, Dusun Citamiang, Desa Cikondang, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut Jawa Barat. Jembatan citamiang adalah jembatan utama yang menghubungkan empat dusun ke pusat Desa Cikondang dan 10 desa lainnya, keempat dusun tersebut yaitu Dusun Hegarmanah, Dusun Nangorak, Dusun Citamiang, dan Dusun Bentar.

Pembangunan jembatan yang telah di mulai juni bulan lalu itu masih terus berlangsung. Sejak di bangun sekitar 1964 tahun yang lalu, jembatan Citamiang sering mengalami kerusakan. Masyarakat setempat hanya memperbaiki dengan bambu dan saling alakadarnya, sehimggs ketahannya tidak maksimal. Selain di gunakan untuk pulang pergi sekolah, jembatan Citamiang ini adalah satu-satunya akses untuk berobat ke puskesmas yang ada di desa Cikondang.

Bagi para petani, mereka juga bisa menjual hasil pertaniannyaseperti beras, kayu, pisang, cengkeh dan petai ke Cikondang melalui jembatan ini. Praktis jembatan Citamiang adalah sarana vital yang menghubungkan dusun Citamiang dengan pusat perekonomian desa. Kami menargetkan pembangunan jembatan ini secepatnya oleh arena itu kami mengajak kepada para donatur untuk berkontribusi membantu masyarakat Dusun Citamiang mendapatkan kemudahan akses jalan melalui jembatan sepanjang 55 meter ini, "pungkus Reno
Kompas Indonesia Newa
2.24/07/2014 (Cisewu), Pendidikan merupakan hak semua warga Negara, dan sudah sepantasnnya untuk menunjang pendidikan tsb, pemerintahan wajib memperhatikan sekaligus memperjuangkan guru maupun tempat mengajarnya. Namun lain halnya terjadi di SMP Negeri Terbuka-1 Cisewu, yang beralamat di Kp. Margahayu, Ds Sukajaya Kec. Cisewu, Kb Garut. Dari awal berdiri pada tahun 2006 sampai saat ini, kondisi bangunannya sangat tidak layak digunakan dan sangat memprihatinnkan.

Dimana kondisinya, selain dingdingnya bocor dan terbuat dari kayu dan bilik bambu, alas lantaiinya juga tanah. Memang sangat miris sekali melihat kondisi sekolah tsb padahal sekolah lainnya yang berada di Kecamatan Cisewu, banyak yang sudah perwanen, bahkan bertingkat .

Selanjutnya Ateo Kostia S,Pdjuga mengatakan. "Bukan saya tidak pernah mengajukan, tetapi semua guru yang berada di induk SMPN-1 Cisewu, bahkan guru pamong juga tidak peduli kondisi objektif di lapangan.Untuk menindak lanjuti permasalahan ini, kami mengharapkan dinas pendidikan setempat, Kabupaten bahkan Provinsi, bisa melihat langsung kondisi di pangan.
Suara Jabar
3.24/07/2014 (Leuwigoong), sebanyak 200 kepala desa (kades) definitif di Kabupaten Garut, saat ini udah habis masa jabatannya. Untuk mengisi kekosongan jabatan kades, jabatan kades harus di pegang oleh PNS sesuai dengan peraturan pemerintah (PP) awal juni 2014, sebelum terbitnya PP itu kades masih bisa di jabat oleh perangkat desa atau tokoh masyarakat termasuk mantan kades.

Kabid pemerintahan Desa BPMPD Garut Erwin Rianto saat melakukan pembinaan aparat desa di Desa Sindangsari Kecamatan Lewigoong, senin (21/7) membenarkan 200 kades ke definitif di Garut habis masa jabatannya. Sebelum di lakukan pemilihan kepala desa (Pilkades) dalam tengang waktu tertentu, kekosongan jabatan kades harus diisi oleh PNS. Bila sekertaris desanya bersetatus PNS bisa menjadi
penjabat kades didrop dari pemkab termasuk dari pemerintah kecamatan.

Erwin Rianto dan Dani Suherman pun, memanggil pelaksana sekdes Sindangsari otas dan kaur pemerintah Ate menelusir proposal pengajuan lahan carik Desa Sindangsari yang terkena projek bendungan Copong untuk di proses ganti rugi dan tukar gulingnya. Kades Sindangsari Bambang R Budhiana habis masa jabatannya per 19 Juli 2014 dan sudah di usulkan Penjabat kades Riayana,S Sos Kasi Tantrib pemerintah kecamatn Lewigoong.
(Radar Garut)
4.17/07/2014 (Limbangan) Tempat pasar sementara (TPS) Limbangan di Lapang Pasopati tak menjamin arus lain di Jalan Negara Limbangan lancar. Karena faktanya, ketika munggahan terjadi kemacetan akbat banyak kendaraan yang keluar masuk (TPS) terutama di persimpangan jalan pasopati. Begitu pula persimpangan jalan Ranukurung, kemacetan selalu terjadi karena banyak kendaraan yang keluar dari TPS.

Kepala Sub Terminal Limbangan Sutisna Sugiar SE mengatakan, dia setempat komplain ketika ada yang menyatakan arus lain lancar dan taakan terjadi kemacetan karena lokasi TPS di Lapang Pasopati. Justru dia dan aparat kepolisian, sering di repotkan terjadi kemacetan di persimpangan jalan pasopati dan persimpangan Ranukurung karena menngkatnya volume kendaraan yang keluar masuk TPS.

Prediksi kecamatan, tutur Sutisna, semakin kuat karena kahan sub terminal menyemoit akibat tersita pembangunan Pasar Limbangan. Lahan terminal bagian belakang, malah habis digunakan lahan pasar yang tengah direvatilisasi. Akibatnya banyak angkot yang parkir dan ngetem di pinggir jalan karena lahan terminal menghilang.
(Radar Garut)
5.17/07/2014 (Karangpawitan) Warga Kampung Cimanuk, Desa Suci Kecamatan karang pawitan mengeluh kondisi sumber air di lingkungan mereka yang kurang terpelihara. Warga pun mengaku sudah berulang kali memohon bantuan ke instasi terikat agar sumber air berbentuk kolam di lingkungan RT01/07 itu di bangun secara permanen.

Berdasarkan pantuan "KP" sumber air tersebut setiap hari di gunakan kebutuhan warga setempat. Kendati di sekeliling di tembok dan tersedan jamban dan WC umum, namun kondisinya memprihtinkan karena kurng terpelihara . Ironisnya, di pinggiran kolam sumber air tersebut terdapat tempat pembangunan sementara(TPS) sampah, sehingga sebagian sampah yang teriup angin berterbangan masuk ke sumber air tersebut yang sehari harinya di gunakan mandi, mencuci (MCK) warga setempat.

Dikonfirmasi atas keluhan warganya, Kepala Desa Suci, H,Dendi Junaedi mengatakan masalah keluhan waga tersebut sedah di pertimbangkan bahkan, pihak desa kuga telah mengajukan permohonan bantuan untuk membangun sumber air yang di jadikan kebutuhan warga tersebut.
(Kabar Priangan)
Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
July 2014
SuMoTuWeThFrSa
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer