placeholder for flash movie
Minggu, 26 Oktober 2014   English | Sunda
Assalamualaikum.. saya sdh terima surat balasan…
Assalamualaikum.. Min, pengumuman hasil seleksi berkas…
Ass wr.wb maaf sebelumnya, saya mau…
ass...pak saya mau tanya kenapa amplop…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
Penghargaan
Sindikasi
rss2 berita
Jelang Lebaran RSUD Garut Bentuk Tim Khusus

Menjelang Idulfitri 1427 H/2006 M, Badan Pengelola (BP) RSU dr. Slamet Garut membentuk tim khusus, disebut tim RS Mini yang disiagakan selama 24 jam.

Tim khusus yang melibatkan 60 orang tenaga perawat dan tenaga kesehatan di Unit Gawat Darurat (UGD) itu, dioperasikan selama H- dan H+ Lebaran, guna meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa rumah sakit setempat.

“Kerja para petugas piket dalam tim RS Mini ini disif dengan jumlah tenaga sebanyak 2 orang per hari. Kita juga menyiapkan 4 orang tenaga dokter dalam tim. Sedangkan dokter yang cuti juga on call atau siap siaga bila diminta bantuan,” kata Kepala BP RSU dr. Slamet Garut, dr. Yati Maryati S., M.Kes. disertai Kabid Pelayanan Medik, dr. Widjajanti dan Kasubbag Informasi dan Pelayanan Pelanggan Yogi Suprayogi kepada “GM”, Selasa (17/10).

Menurut Yati, persediaan obat-obatan maupun peralatan medis untuk pelayanan pasien selama H- dan H+ Lebaran tahun ini sudah cukup memadai. Namun biasanya, jumlah pasien cukup membeludak meskipun dalam waktu bersamaan cukup banyak pasien yang memaksa pulang untuk bisa berlebaran dengan keluarganya.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, tutur Yati, terdapat sebanyak 40% dari 70% pasien yang dalam masa perawatan dan penyembuhan, memaksa pulang dari rumah sakit dengan alasan seperti itu. Sedangkan yang tidak bisa diizinkan pulang hanya pasien yang sedang dalam masa penanganan.

Dikatakan Yati, membeludaknya jumlah pasien, terutama pada malam takbiran. Pasien tersebut kebanyakan merupakan pasien kecelakaan lalu lintas. “Kita berharap pihak Kodim 0611 bisa memberikan bantuan pelbet untuk keperluan penanganan pasien tersebut. Karena, rumah sakit hanya memiliki 20 unit pelbet,” katanya.

Donor darah

Sementara itu, Ketua Harian PMI Cabang Garut, Drs. Uus Kudus, M.Si. didampingi Kepala Markas PMI Cabang Garut, Drs. Dikdik Hendrajaya, M.Si. mengimbau agar masyarakat yang mengalami kecelakaan dalam rentang H- dan H+ Lebaran dan memerlukan darah untuk membawa serta anggota keluarganya yang memiliki darah yang sama dan bisa didonorkan.

Hal itu jelas Dikdik karena persediaan darah di PMI selama Ramadan nyaris tidak ada atau menurun lebih dari 80%. Padahal biasanya, dalam sebulan itu di PMI tersedia cadangan darah sebanyak 300 labu dari para sukarelawan.

“Setiap Ramadan memang persediaan darah di PMI selalu menurun drastis. Boleh dikatakan sampai tak ada persediaan. Cadangan darah kembali ada biasanya nanti setelah memasuki Syawal,” kata Dikdik. 

Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
October 2014
SuMoTuWeThFrSa
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer