garut header
Selasa, 22 Agustus 2017   English | Sunda
rss2
Assalam wrwb, Maaf sebelumnya, dimana saya…
assalamualaikum, upami bade magang di dinas…
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
BPBD Garut Siaga Kebakaran Hutan

Memasuki musim kemarau, terlebih paskakebakaran lahan hutan Gunung Guntur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut terus meningkatkan kewaspadaan akan kemungkinan terjadi peristiwa serupa di daerah lain.

Terdapat sedikitnya lima titik lokasi rawan terjadi kebakaran lahan dan hutan tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Garut yang kini diwaspadai BPBD. Selain kawasan Gunung Guntur, yakni kawasan hutan Gunung Papandayan, Gunung Cikurai, Gunung Haruman, dan hutan Gunung Gelap Cihurip.

“Ini merupakan titik-titik rawan terjadi kebakaran lahan hutan. Termasuk di beberapa kawasan lahan yang pernah terjadi kebakaran. Seperti Kampung Dukuh Cikelet,” kata Kepala Pelaksana BPBD Garut Dadi Djakaria, Ahad (13/8/2017).

Menurutnya, hampir setiap tahun di musim kemarau, sejumlah kawasan lahan hutan di Kabupaten Garut mengalami kebakaran. Terutama kawasan hutan Gunung Guntur.

Karenanya, lanjut Dadi, guna mencegah terjadinya kebakaran lahan hutan tersebut maka pihaknya menghimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas pembakaran di sekitar kawasan hutan, dan melakukan pencegahan dengan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran hutan.

Selain itu, BPBD sendiri berupaya melakukan peningkatan kapasitas masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan melalui gerakan pembentukan desa tangguh bencana (destana).

“Dalam penanggulangan kebakaran hutan, kita juga ada kerjasama partisipasi dengan semua pihak. Mulai TNI, Polri, apparat pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa, serta dinas teknis terkait. Terutama dengan pemangku kawasan hutan, BBKSDA seksi wilayah V Garut,” ujar Dadi.

Berkaitan kebakaran Gunung Guntur di Blok Naringgul dan Blok Tegal Malaka Desa Rancabango Kecamatan Tarogong Kaler pada Jumat (11/8/17) itu, dia menyebut terindikasi ada faktor kesengajaan dilakukan pihak tak bertanggung jawab. Luas areal terbakar mencapai sekitar tiga hektare.

Kebakaran yang diketahui mulai sekitar pukul 18.00 WIB itu baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.

“Pemadaman dilakukan dengan menggunakan gepyokan yang dibuat dari ranting-ranting basah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 wib,” ujarnya.