garut header
Rabu, 22 Nopember 2017   English | Sunda
rss2
Assalam wrwb, Maaf sebelumnya, dimana saya…
assalamualaikum, upami bade magang di dinas…
aslkm.bade naroskeun upami prosedur ngadaamel surat…
Situs yang bagus, sangat bermanfaat. saran…
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
rss2 berita
Presiden RI Bagikan Sertifikat Tanah dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit

Bertempat di Lapangan Sarana Olahraga Kerkof Jalan Merdeka Garut, Presiden RI Ir H. Joko Widodo menyerahkan secara serentak Sertifikat tanah Kepada 5.500 warga dari 3 Kabupaten di Jawa Barat yakni Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya Joko Widodo menyampaikan banyaknya permasalahan yang terjadi di masyarakat terkait kepemilikan tanah sehingga mendorong Pemerintah untuk memberikan kepastian hak milik tanah bagi masyarakat, sehingga diharapkan kedepannya tidak ada lagi sengketa dengan permasalahan tanah warga, katanya.

Ditambahkan Joko Widodo, Pemerintah menargetkan untuk setiap tahun nya program ini terus di tingkatkan, tahun ini saya perintahkan untuk menyelesaikan 5 juta sertifikat, pada tahun 2018 ada 7 Juta sertifikat dan tahun 2019 ada sekitar 9 Juta sertfikat harus bisa diberikan kepada masyarakat, “saya katakan pada pak menteri harus selesai,” ancam Joko Widodo atau yang akrab sering dipanggil Jokowi.

Dilain pihak Bupati Garut H. Rudi Gunawan menyambut baik kehadiran Presiden Ir H. Joko Widodo bisa secara langsung datang menyerahkan Sertifikat kepada masyarakat Garut, “kedepannya program ini diharapkan terus meningkat untuk Kabupaten Garut Karena masih banyaknya warga Garut yang belum memiliki sertifikat Tanah sebagai bukti legalitas kepemilikannya,” harap Bupati Rudy Gunawan.

Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo mengunjungi pondok pesantren darul Arqam untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke-2 Pondok Pesantren Muhammadiah se-Indonesia di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Jln. Raya Garut-Tasik Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut

Acara Rakornas tersebut selain Presiden hadir pula para menteri kabinet kerja diantaranya Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beserta rombongan, Kepala staf kepresidenan Teten Masduki, pimpinan pusat Muhammdiah Prof. Dr. Haedar Nashir, pimpinan Pesantren Muhammadiah H. Ruhan Latief.S.Ag, Gubernur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati Garut, Pimpinan DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Derah Provinsi Jabar, Forkominda Kab.Garut, para pemimpin Muhammadiah dan para tokoh masyarakat.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam sambutannya, mengucapkan selamat datang kepada bapak Presiden beserta rombongan di Kabupaten Garut dan ucapkan terima kasih kepada keluarga besar Muhammadiyah atas di tunjuknya Kabupaten Garut Jawa Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakornas ke-2 Pesantren Muhammadiyah se-Indonesia.

Sambung Gubernur ini merupakan kehormatan dan kebanggaan pada kami karna di beri kepercayaan oleh Muhammadiyah sekaligus napak tilas pejalanan Muhammadiyah mengingat perkembangan Muhammadiyah di Jawa Barat berawal pertama kali di Kabupaten Garut,sehingga Kabupaten Garut memiliki kedekatan historis dengan perjalanan Muhammadiyah sebagai salah satu ormas terbesar di Indonesia yang telah banyak kontribusi bagi sektor kehidupan yang sangat beragam di negeri yang kita cintai ini, tutur Ahmad.

Sementara itu Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan, dengan menjaga ukhuwah Islamiah dan ukhuwah wathoniyah mengharapkan Indonesia menjadi negara yang kuat menjaga persaudaraan dan persatuan kita sehingga betul betul kita menjadi negara yang kuat siap berkompitisi dengan negara lain.

Tambah Jokowi sebagai saudara bangsa dan setanah air harus kita jaga, saya sangat mengaprisiasi sekali apa yang telah di lakukan oleh para ulama sesepuh para ulama dari Pondok Pesantren Muhammadiah Darul Arqam untuk mempererat saudara kita dalam bingkai.

Diakhir acara kunjungannya di Pesantren Darul Arqom, Presiden melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit Muhamadiyah.