placeholder for flash movie
Rabu, 24 September 2014   English | Sunda
asm..apakah legalisir ktp bisa di kecamatan?atau…
Assalamualaikum wr wb. maaf saya mau…
Assalamualaikum,.. Maaf , utk pendaftaran cpns…
ass.wr.wb mau tanya. apakah kulifikasi pendidikan…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Jadwal Imsakiyah
Penghargaan
Sindikasi
rss2 berita
Tunjangan Fungsional Guru Gagal Dicairkan

Tunjangan fungsional sebesar Rp 16 miliar bagi guru-guru di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kab. Garut yang tertunda selama 13 bulan, terancam tidak bisa dicairkan sebelum Idulfitri. Padahal, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara Pemkab Garut dengan guru-guru bahwa tunjangan fungsional akan dicairkan pada 25 September 2008.

Kemungkinan itu terjadi karena terdapat sejumlah persoalan kewenangan Pemprov Jabar maupun pemerintah pusat terkait pencairan dana tunjangan fungsional guru yang masih belum jelas. Kendati dana tersebut sudah masuk ke dalam draf APBD perubahan 2008.

Kadisdik Kab. Garut, Komar Maryuna, kepada wartawan usai mengikuti pengarahan di Ruang Dharma Wanita Pendopo Garut, Senin (22/9), mengatakan, meski secara prinsip tunjangan fungsional sudah masuk ke dalam APBD perubahan, namun hingga kini ada beberapa kendala yang belum bisa ditangani Pemkab Garut.

“Ada beberapa teknik dari sisi regulasi bahwa PP 54 mengharuskan pinjaman yang bisa dilakukan bukan pinjaman bersifat jangka pendek dan dibayar lewat waktu. Melakukan pinjaman guna membayar tunjangan fungsional tersebut juga kewenangan pemprov dan pusat,” katanya.

Diakui Komar, akan jauh lebih bagus jika dana tersebut bisa terbayar sebelum Lebaran. Namun, kemungkinan itu sangat kecil.

Sinyal dari pusat

“Kami memang belum bisa memastikan, apakah dana tersebut dapat dibayarkan tanggal 25 atau tidak. Hal itu tergantung sinyal yang kami terima dari pusat. Dan terus terang saja, hingga kini kami belum melihat sinyal tersebut,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kab. Garut, Dendi Hidayat. Menurutnya, pencairan dana tunjangan fungsional guru masih belum ada kepastian karena perubahan APBD Garut masih menunggu hasil evaluasi dari Pemprov Jabar.

“Untuk melakukan peminjaman ke Bank Jabar juga diperlukan persetujuan Depdagri dan pemprov sehingga perlu waktu,” katanya.

Seperti diketahui, pada Senin (15/9) lalu, ribuan guru dari beberapa sekolah yang tersebar di Garut berunjuk rasa ke DPRD Garut. Mereka mempertanyakan dana fungsional guru yang sejak Agustus 2007 hingga kini belum dibayarkan juga oleh Pemkab Garut. Total dana tunjangan fungsional guru yang harus dibayar pemkab mencapai Rp 16 miliar lebih untuk sekitar 12.000 guru.

Saat itu beberapa perwakilan guru bersama Ketua DPRD Garut, Dedi Suryadi; Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Wowo Wibowo; Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Daerah Garut, Totong; dan Kadisdik Kab. Garut, Komar M. menggelar pertemuan tertutup di ruang Komisi D di lantai II Gedung DPRD. Pertemuan akhirnya menghasilkan keputusan bahwa Pemkab Garut segera mencairkan tunjangan fungsional guru dengan cara meminjam dana ke Bank Jabar.

Menurut Ketua DPRD Garut, Dedi Suryadi, rencananya sebesar Rp 20 miliar. Sebanyak Rp 16 miliar di antaranya dialokasikan untuk kebutuhan tunjangan fungsional, dan sisanya untuk menutupi tunjangan pensiunan aparat desa dan keluarga miskin.

“Nilai dana yang dibutuhkan untuk membayar tunjangan fungsional itu sebesar Rp 1,2 miliar per bulan. Sehingga untuk 13 bulan diperlukan alokasi dana sebanyak Rp 16 miliar.

Sementara sisanya sebesar Rp 4 miliar akan digunakan untuk menutupi tunjangan pensiunan aparat desa dan keluarga miskin (gakin). Pinjaman ini akan dibayar pada akhir masa jabatan bupati,” jelasnya. 

Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa & Layanan Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
September 2014
SuMoTuWeThFrSa
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer