

Diduga sopirnya mengantuk, bus AN berpenumpang 56 transmigran asal Sragen, Jawa Tengah, menyeruduk sebuah warung di pinggir Jalan Raya Bandung-Tasikmalaya, betulan Kp. Pasirbaros, Desa Campaka, Kec. Malangbong, Garut, Senin (8/2) pukul 23.00 WIB.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal yang dialami bus tujuan Riau tersebut. Namun sopir bus, Sinopal, langsung kabur pascakejadian.
Kondisi bus ringsek di bagian depan. Begitu juga kacanya, berantakan akibat menubruk tembok warung hingga tembus ke benteng belakang. Bangunan warung yang saat kejadian sedang tutup itu pun rusak parah.
Menurut seorang saksi mata, Mak Ijah (67), begitu bus terlempar ke pinggir jalan dan menubruk warung, selain terdengar suara benturan, dirinya juga mendengar jerit tangis para penumpang yang ketakutan. Mereka berhamburan keluar menyelamatkan diri. “Saya sendiri sedang tidur dan terbangun saat mendengar suara yang cukup keras. Setelah dilihat, ternyata badan bus sudah melintang menghalangi sebagian jalan. Saya juga kaget melihat bagian muka bus hancur karena menabrak warung dan benteng,” ujar kernet bus, Cia Syamsia (23) asal Padang.
Menurut Cia, setelah para penumpang dipastikan selamat, malam itu juga mereka dipindahkan ke bus AN lainnya yang didatangkan dari Jakarta.
Kapolsek Malangbong, AKP Sintong Aritonang menduga kecelakaan terjadi akibat sopir bus mengantuk hingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Keberadaan sopir sendiri masih belum diketahui.