placeholder for flash movie
Sabtu, 11 Pebruari 2012   English | Sunda
Assalammualaikum, mohon agar kelompok usaha tani…
Dear Pemda Garut, Saya atas nama…
Assalamualaikum.. Sampurasun..!! Kahatur Bapak Admin, sim…
Perkenalkan kami PT. Bank Himpunan Saudara…
SMS
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain
Penghargaan
Sindikasi
rss2 berita
Wagub: Jangan Beri Kesempatan Pasar Tumpah

Wakil Gubernur Jawa Barat Yusuf Macan Effendi (Dede Yusuf) mengingatkan kepada pemerintah daerah dan kepolisian daerah agar tidak memberikan toleransi kepada para pedagang yang akan membuka jualannya di bahu jalan.

Karena memberi satu kesempatan pada pedagang akan memberikan kesempatan pada pedagang lain membuka lapak hingga akhirnya tercipta pasar tumpah.

“Pemerintah daerah bersama aparat kepolisian berkoordinasi agar dapat mengamankan arus mudik tahun ini terutama di daerah yang ada pasar tumpah. Seperti halnya pasar tumpah yang ada di Kahatex Rancaekek, Pasar Limbangan dan Pasar Lewo Malangbong,” katanya usai meresmikan masjid Yusuf Al Hakim di Kampung Padaimut Desa Girijaya Kecamatan Kersamanah Selasa malam (31/8).

Sementara terkait kesiapan arus mudik tahun ini, menurut Dede, pemerintah telah mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan pelaksanaan arus mudik termasuk membangun jalan baru. Bahkan dirinya telah mencoba jalur lingkar Nagreg dengan menyetir kendaraan sendiri. Dari hasil uji cobanya, ada beberapa titik yang masih harus diwaspadai. “Tanjakan Nagreg yang dulu, kemiringannya mencapai 18 derajat. Di jalur baru ini, kemiringan tanjakannya mencapai 14 derajat. Jadi ada beberapa titik yang harus diwaspadai,” katanya.

Dede yakin, kondisi jalur lingkar Nagreg baru tidak akan menimbulkan masalah kemacetan baru, karena meski jalan masih menanjak panjang, akan tetapi jalur tersebut nantinya hanya akan dilalui oleh kendaraan kecil seperti sedan dan minibus, sementara truk dan bus besar akan tetap melalui jalur Nagreg yang lama. Bahkan, pada H-7 sampai H+7 nanti, untuk mobil truk besar dilarang beroperasi dan melintasi jalur mudik utama. “Meski demikian tidak semua kendaraan truk besar dilarang jalan, karena untuk kendaraan truk besar pengangkut sembako dan logistik, masih tetap diijinkan jalan mengingat kendaraan tersebut membawa kepentingan masyarakat banyak,” tutupnya.

Navigasi
Angkutan Umum
ATM/Bank/Asuransi
Biro Jasa Umum
Instansi Pemerintah
Jasa Wisata
Kantor Pelayanan
Keagamaan
Layanan Telematika
Layanan Umum
Organisasi Masyarakat
Perbelanjaan
Produsen Produk Khas
Sarana Kesehatan
Sarana Pendidikan
Web/Blog
Pebruari 2012
MiSeSeRaKaJuSa
   1234
5678910
11
12131415161718
19202122232425
26272829   
Stats Situs
Tautan Pilihan
spacer