
Bupati Garut Aceng H.M. Fikri, Kamis (02/09), di Gedung Pendopo Garut, melantik 235 pejabat struktural dan 2 fungsional. 218 orang diantaranya adalah pejabat eselon IV, sedangkan sisanya adalah 15 orang pejabat eselon V, dan 2 orang pejabat fungsional Pengawas TK/SD. Salah satu diantaranya, terdapat Jabatan Sub Bagian Sistem Informasi pada Bagian Informatika yang ditinggalkan pejabat terdahulu. Kini, jabatan tersebut diisi oleh Ahmad Hasyim, ST, MT. Sementara pejabat lainnya umumnya mengisi jabatan yang selama ini kosong. Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan serta penandatangan berita acara pelantikan, disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut H. Hilman Faridz, SE. M.Si. Turut hadir para pejabat di kalangan militer dan para kepala SKPD.
Saat memberikan sambutan pelantikannya, Bupati Garut Aceng H.M. Fikri menegaskan, pelantikan pejabat struktural eselon IV, V dan Fungsional, harus dipahami sebagai bagian dari jawaban atas tuntutan reformasi birokrasi, termasuk pula peningkatan kualitas pelayanan publik, maupun peningkatan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Garut.
Aceng Fikri menegaskan pula, tuntutan dan tantangan birokrasi pemerintahan di Kabupaten Garut dalam rangka mewujudkan Good Governance. “Peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat, serta dalam rangka peningkatan kepercayaan publik atas kinerja birokrasi harus dijawab dengan sungguh-sungguh”, tegasnya.
Ia mengingatkan, selaku PNS dengan tugas yang baru merupakan Tour of Duty sebagai bagian integral dari proses pembinaan karir bagi pegawai negeri sipil, guna menghindari stagnasi karir dan “kejumudan” pengetahuan, maupun wawasan dalam bidang pemerintahan.
Bupati berpesan, agar pejabat yang baru dilantik melaksanakan seluruh tugas dan kewajiban dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, jujur, loyal, dan profesinal, dengan mengedepankan rasionalitas, proporsionalitas dan ketaatan pada aturan. Selain itu mereka yang dilantik mempu mengedepankan etika birokrasi, bersikap rendah hati serta santun dalam melayani kepentingan masyarakat, namun tetap tegas dalam melaksanakan aturan.