Demi Kenyamanan Lebaran, Pemkab Garut Benahi Fasilitas Vital

Menjelang lebaran tahun ini, Pemerintah Kabupaten Garut mulai melakukan persiapan-persiapan mulai jalur mudik, posko kesehatan, penyediaan stok pangan hingga pengelolaan sampah selama lebaran. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Garut, sejak bulan Juni ini mempercepat perbaikan jalan menjelang lebaran agar masyarakat yang datang ke Garut dapat menikmati kondisi jalan dengan nyaman dan aman. Pemerintah Kabupaten Garut telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan di wilayah utara, perkotaan dan selatan Garut. Sebelum lebaran seluruh jalan yang kondisinya rusak sudah dalam keadaan bagus dan nyaman untuk dilewati kendaraan.

Dari pemantauan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut, sejumlah ruas jalan di kawasan Kabupaten Garut seperti Jalan Samarang kini sudah diperbaiki. Beberapa ruas jalan yang masih minim penerangan bagi pengguna jalan pada malam hari kini sudah mulai dibenahi.

Demi kenyamanan para pemudik terutama di daerah rawan longsor, Pemkab Garut pun kini menyiagakan ekskavator di kawasan rawan tanah longsor. Disiagakannya alat berat terutama di wilayah selatan yang dinilai berpotensi longsor. Guna menjamin hal itu, Pemerintah Kabupaten Garut juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam persiapan musim arus mudik lebaran.

Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman, Senin (19/6/2017), menginstruksikan jajaran SKPD terkait persiapan jelang lebaran untuk melakukan persiapan sebaik mungkin. Kepada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) ia menginstruksikan agar segera menyiapkan posko di daerah-daerah rawan bencana (longsor). Sedangkan kepada jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan, Helmi mengistruksikan agar setiap titik rawan kecelakaan selama arus mudik untuk ditempatkan personilnya berikut posko untuk memudahkan komunikasi.

Sedangkan hal lain yang berkaitan dengan kenyaman pemudik selama berlibut lebaran adalah masalah sampah. Wakil Bupati memprediksi jumlah pendatang yang menikmati liburan akan jauh meningkat dibanding hari-hari biasa, yang berdampak salah satunya jumlah volume sampah akan meningkat. “Saya intruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyiapkan sebaik mungkin, agar warga lebih nyaman menikmati liburannya”, tegasnya.

Pada Bagian lain Wakil Bupati Helmi mengingatkan seluruh SKPD agar memberlakukan piket, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat bersamaan dengan diberlakukannya cuti bersama. “Untuk lingkup pemerintahan yang berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat agar diberlakukan piket, guna mengantisipasi keperluan warga yang dilayaninya”, ujar Wakil Bupati di hadapan peserta apel gabungan di lingkungan Pemkab Garut.

Mengantisipasi melonjaknya harga-harga bahan pokok selama Ramadan, Pemkab Garut dan kepolisian membentuk Satgas Pangan, untuk mencegah adanya penimbunan maupun permainan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Meski demikian, pasokan beras sudah aman untuk lima bulan ke depan dan tidak akan mengalami kekurangan pasokan selama Ramadan dan Idul Fitri.