K.H. Drs.Jujun Junaedi Isi Tablig Akbar di Lingkungan Pemda Garut

Mencermati kondisi kehidupan saat ini, harus diakui bahwa berbagai kesulitan masih melilit bangsa Indonesia. Demikian sambutan Bupati Garut H. Agus Supriadi menjelang acara tablik akbar dalam rangka perinatan Hari Jadi Garut ke-195 Kabupaten Garut yang menghadirkan K.H. Jujun Junaedi di halaman apel setda kabupaten garut, senin (26/3).Acara tersebut dihadiri segenap karyawan dan pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten garut.

Tausiyah yang disampaikan antara lain mengupas berbagai permasalahan dalam kehidupan yang harus diterima dangan keimanan dan kesabaran,muhasabah atai intropeksi diri,merenung kekurangan dan kekeliruan,serta senantiasa kembali pada ajaran yang lurus dan mendatangkan kemaslahatan dalam mengarungi kesulitan hidup yang berkepanjangan di masa kini.

Maka dari itu, tiada lain bagi umat muslim adalah kembali kepada-nya dengan cara ingat atau dzikir yang nantinya menumbuhkan rasa khouf atau takut kepada allah serta mendatangkan dan merperluas pengharapan atau roja atas segara ampunan, kasih saying,dan keridhoan allah.

Zdikir pun senantiasa meliputi aspek qolbuniyah,lisaniyah,dan amaliyah.Aspek qolbuniyah adalah zdikir yang dibarengi hadirnya hati; aspek lisaniyah dilakukan tidak hanya sebatas pengucapan kalimat thoyibah,tetapi meliputi ucapan yang baik, mulia,halus,lugas,jelas,sopan dan tutur kata senantiasa mengacu pada Al-Quran;dan aspek amaliyah untuk menyempurnakan dzikir.

Seorang hamba yang amalannya senantiasa dibarengi dengan dzikir atau ingat kepada Allah, segara ucapan dan perbuatan akan terukur dengan takaran yang arif dan bijak, karena selalu berpegang pada sunnatullah dan sunnatur- rasul sehingga hamba tersebut mampu membedakan baik buruk, benar dan salah, pantas dan tidak,adil dan curang,takabbur dan tawadhu.Dengan kata lain,hamba yang berzdikir dalam amalannya akan memberikan efek aman bagi lingkungan sekitarnya.