Diki (17) anak dari pasangan Ajid Rahmat dan Nining, warga Kampung Buntar Desa Jatisari Kecamatan Cisompet tewas diduga tersambar petir pada Senin (8/2) sore. Musibah itu terjadi saat kawasan Desa Jatisari hujan deras disertai petir.
Berdasarkan keterangan dari Camat Cisompet U Haerudin, Kepala Bagian Informatika Setda Garut Dik Dik Hendrajaya menjelaskan, saat hujan melanda kawasan Desa Jatisari dan sekitarnya pada Senin (8/2) sore lalu diiringi banyak sambaran petir, hal ini membuat warga takut keluar rumah.
Saat kejadian, Diki sedang sendirian berada didalam rumah. Sementara kedua orang tuanya, sedang tidak berada dirumah.
“Tidak diketahui secara pasti penyebab kematian Diki. Hanya saja diduga tersambar petir melalui sambungan listrik, karena pada tubuh korban mengalami luka bakar, “ jelas dia.
Lanjut dia, korban pertama kali ditemukan oleh kedua orang tuanya sudah dalam keadaan tak bernyawa.
“Korban sendirian dirumah, jadi tidak ada yang tahu pasti bagaimana korban tewas, yang jelas sambaran petir yang menyambar sambungan listrik dirumahnya dan mengenai tubuh korban hingga korban tewas ditempat,“ katanya.
Sebagaimana diketahui, selain musibah itu, pada hari yang sama kejadian banjir bandang menimpa tujuh kampung di Desa/Kec amatan Cigedug. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun musibah ini, tiga warga mengalami luka akibat terseret arus, dan puluhan kepala keluarga di ungsikan.