Bagian Informatika Kembali Gelar Donor Darah

Momentum Hari Jadi Garut ke-198 Tahun 2010, di Kantor Bagian Informatika Setda Kabupaten Garut, diisi dengan Bhkati Sosial Donor Darah. Peserta kali ini jauh lebih banyak dibandingkan kegiatan serupa di Bagian Informatika, yang menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali. Alhasil, 38 labu diperoleh dari aksi sosial kali ini.

Menurut Kepala Bagaian Informatika Setda kabupaten Garut, Drs. Dik Dik Hendarajaya, M.Si, setiap bulan kebutuhan darah di Kabupaten Garut sekitar 900 labu, sedangkan yang baru terpenuhi hanya 400 hingga 500 labu, sehingga kekurangannya sebanyak sebagain terpaksa dipenuhi dari donor keluarga pasien yang memerlukannya.

Bahkan menurut, Agus Koswara, Staff Unit Transfusi darah (UTD) palang Merah Indoensia (PMI) Cabang Garut, kerap kali pihaknya dibantu pasokan dari Kota Bandung. Disadari, biaya operasioanl pengadaan darah cukup tinggi. “Satu labu biayanya 252 ribu rupiah, bahkan kantong darah selama ini masih merupakan produk impor sehingga harganya relatif mahal”, ujarnya

Pihaknya mengucapkan terima kasih atas kerjasama Bagian Informatika yang secara rutin mengadakan kegiatan ini. Bahkan, istri Wakil Bupati Garut, Ny Rani Permata Dicky Candra, juga mendonorkan darahnya di Bagian Informatika Setda setempat, yang diselenggarakan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Garut, Senin (8/3).

Ny Rani Permata Dicky Candra, mengharapkan dengan mendonorkan darah, setidaknya bisa mewujudkan motivasi tinggi dan semangat seluruh jajaran pegawai Pemkab, untuk ikhlas mendonorkan darahnya.

Didampingi Kabag Informatika, Ny Rani Permata Dicky Candra menyatakan, ia sangat antusias mendonorkan darahnya, karena selama ini setiap bulan pemenuhan kebutuhan darah di Garut masih selalu mengalami kekurangan.