Petani Tomat Untung Besar

Petani tomat di Kabupaten Garut merasa bermimpi. Pasalnya, selama mereka menjadi petani tomat,baru pertama kali harga tomat mencapai Rp10 ribu per kg.

Biasanya harga jual tomat berkisar antara Rp1.000-2.000 per kg. Melambungnya harga jual tomat membuat para petani meraup untung besar.“Musim hujan membuat para petani beralih menanam padi. Sedikitnya petani yang menanam tomat, membuat harga tomat melambung,” ujar Nandang Rustandi, 23, petani tomat asal Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Para petani tomat di Kecamatan Samarang menjaga kebun tomat mereka secara bergantian mulai pagi hingga keesokan harinya.Cara tersebut dilakukan untuk mencegah pencurian sebelum panen dilakukan. Dadan Sulaeman,34,warga Desa Buleud, Kecamatan Samarang, mengatakan terpaksa membentuk tiga regu petugas piket yang masing-masing menjaga selama delapan jam untuk mencegah pencurian.

“Banyak bandar yang berdatangan membujuk petani agar mau menjual tanamannya sesuai luas areal,dengan harga penawaran Rp50-200 juta, namun umumnya petani menolak dan lebih memilih memanen serta memasarkannya sendiri,”terang Dadan. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM kabupaten Garut, H R Ruchiat MSi menyatakan, harga tomat di beberapa pasar tradisional saat ini umumnya mencapai Rp9 ribu per kg.Bahkan,di toko serba ada (toserba) di atas Rp10 ribu per kg.