Polres Garut Terjunkan 850 Personil Operasi Lodaya 2010

Pada penyelenggaraan Operasi Lodaya 2010, jajaran Polres Garut menerjunkan 850 personil, yang antara lain menempati dua Pos di Kecamatan Kadungora, disusul di Kecamatan Leles, Limbangan dan Malangbong.

Selain itu dilaksanakan pengamanan kemanusiaan, dengan menerjunkan patroli berseragam dan tidak berseragam, tegas Kapolres AKBP Yayat. RH menjawab pertanyaan Garut News, seusai gelar pasukan operasi tersebut di Mapolres setempat, Kamis.

Saat didesak pertanyaan mengenai kemungkinan Polda Jabar, menurunkan sejumlah penembak jitu (sniper) di wilayah hukum Polres Garut untuk pengamanan Lebaran Idul Fitri, Kapolres mengemukakan belum memperoleh informasi mengenai hal itu.

Namun dia menyerukan, agar mewaspadai adanya oknum tertentu, yang mengatasnamakan Kapolres, meminta sejumlah uang seperti yang sempat terjadi menghubungi para Kasat dan juru bayar dengan telepon genggam, untuk meminta uang rata-rata Rp20 juta.

Jika menemukan oknum tersebut, segera laporkan atau langsung ditangkap, meski selama ini jajaran Polres tidak kecolongan, katanya.

Sementara itu, Kapolri dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Aceng H.M Fikri antara lain menegaskan, agar dalam pelaksanaan Operasi Lodaya 2010 menghindari sikap tidak simpatik, bertindak tegas namun humanis serta deteksi dini dengan meningkatkan peran inteljen.

Kegiatan yang berlangsung selama 16 hari, antara lain mengatur dan mengawasi secara preventif, termasuk bagi pemudik dengan speda motor yang tahun ini bisa mencapai sebanyak 3,6 juta unit, sedangkan personil Polri yang diturunkan seluruhnya mencapai 89.500 lebih.