Bangkitlah Para Perempuan Garut

Momentum hari perempuan internasional yang jatuh pada tanggal 8 maret harus di maknai sebagai kebangkitan kaum perempuan dalam segala bidang, perempuan bukan hanya diperlakukan sebagai kaum lemah yang tak berdaya, terlebih harus terus menguatkan posisi tawar perempuan yang berimplikasi kepada berhasil tidaknya kaum laki laki dalam memimpin.

Demikian di sampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Garut Hj. Nurrohimah Fikri pada acara peringatan Hari Perempuan Internasional yang di laksanakan di lapangan Makodim 0611 Garut, Selasa (8/3), Hadir Wakil Ketua TP PKK Kab. Garut Hj. Rani Permata Diky Chandra, Ketua Persit Kartika Chandra Kodim 0611 Garut Ny. Leni Edy Yusnandar, Ketua Bayangkari Polres Garut Ny. Rini yayat Ruhiyat, beserta para pengurus Organisasi Perempuan sekabupaten Garut.

Berkaca pada istri Nabi Muhamad SAW , Khodijah, RA Kartini, R Dewi Sartika, R Lasminingrat, mereka adalah perempuan yang tangguh berani berkorban jiwa dan raga demi memperjuangkan impian dan cita citanya memajukan bangsa. Mereka mampu memberi pengaruh dan warna tersendiri didalamnya.

Semangat memperingati Hari Perempuan internasional dan semangat para pahlawan tadi harus dijadikan oleh kita untuk lebih memperkuat rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan demi tercapainya pembangunan yang lebih maju dan bermanfaat. 

Menurut Hj. Rani Permata, diadakanya peringatan Hari Premepuan Sedunia mempunyai tujuan untuk meningkatkan kiprah perempuan khususnya perempuan Garut dalam berbagai aspek kehidupan, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Sebelumnya pada kesempatan tersebut diadakan kegiatan bersih-bersih yang di mulai dari lapangan gelora Kherkhof menyusuri jalan menuju Lapangan Makodim Garut, disusul dengan cara pemberian bingkisan kepada srikandi-srikandi kebersihan dan pengumpulan koin untuk Darsem , TKI asal Subang Yang mendapat hukuman di arab Saudi.