garut header
Selasa, 24 Mei 2016   English | Sunda
rss2
:: Menu Utama Sumber Daya Alam
PERKEBUNAN


 
Potensi Perkebunan

Potensi perkebunan di Kabupaten Garut cukup besar. Luas perkebunan di Kabupaten Garut pada tahun 2013 mencapai 46.323.00 Ha, yang terbagi atas tanaman perkebunan rakyat  30.282.00 Ha , perkebunan besar negara (PTP) sebesar 8.438.00 Ha dan perkebunan besar swasta (PBS) sebesar 7.603 Ha.
Perkembangan produksi perkebunan rakyat dapat dilihat dari luas areal dan produksi dari berbagai komoditi yang dibudidayakan serta ikut andil dalam menopang perekonomian masyarakat. Komoditas yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat ada 24 jenis, dan komoditas perkebunan besar terdiri dari : teh, karet, kakao, kina dan kelapa sawit.  
Kelembagaan usaha tani di Kabupaten Garut pada tahun 2013 terdiri dari 738 buah Kelompok Tani, 5 buah Koperasi, 2 buah Asosiasi, 10 buah KUB, 14 orang penangkar benih/bibit, dan 78 unit Penyuling.
 
Perkebunan Besar

Tabel Luas Tanaman Perkebunan Besar

Komoditas
Muda (Ha)
Produktif (Ha)
Rusak (Ha)
Jumlah (Ha)
Perkebunan Besar Negara (PTP)
Teh
60,00
62.33
0
3.172,00
Karet
1.479,00
3.345,00
0
4.824,00
Kakao
0
417,00
0
417,00
Kina 13,00 12,00 0 25,00
Perkebunan Besar Swasta (PBS)
Teh
54,00
1.168,00
0
1.222,00
Kelapa Sawit
351,00
2.264,00
813,00
3.428,00
Karet
521,00
2.314,00
118,00
2.953,00
Sumber : Dinas Perkebunan Kabupaten Garut, tahun 2015

Tabel Kapasitas Produksi Perkebunan Besar

Komoditas
Produksi (ton)
Harga Rata-Rata
Nilai Produksi (Rp)
Kelapa Sawit (CPO)
48.002,00
-
-
Karet (Slab Tipis)
2.807,00
-
-
Teh Hitam
3.544,00
-
Luas perkebunan di Kabupaten Garut pada tahun 2012
-
Sumber : Dinas Perkebunan Kabupaten Garut, Angka Tahun 2015

Tabel Anggota GPP (Gabungan Pengusaha Perkebunan) Cabang Garut

No.
Nama Perkebunan
Luas (Ha)
Komoditi
BUMN (PTPN VIII)
1
Cisaruni
1.625,00
Teh 
2
Dayeuh Manggung
1.206,00
Teh, Kina
3
Papandayan
2.994,00
Teh 
4
Miramareu
4.057,00
Karet, kakao
5
Bunisari Lendra
4.020,00
Karet, Kakao
Jumlah
12.902.00
 
Perkebunan Swasta Nasional
1
Neglasari
1.679,00
Teh, Karet
2
Condong
7.768,00
Karet, Kelapa Sawit
3
Megawati/Badega
422,00
Teh 
4
Bumi Prada
34,00
Teh 
5
Waspada(Non HGU)
156,00
Teh 
6
Selecta
107,00
Teh 
7
PD Agribisnis
1.948,00
Teh 
Jumlah
12.114,00
 
Jumlah PBN +PBS
25.016,00
 
Sumber : Kompilasi data GPP Cabang Garut dan
Dinas Perkebunan Kabupaten Garut,
Perkebunan Rakyat

Tabel Kapasitas Produksi Perkebunan Rakyat

Komoditas
Luas Tanaman (Ha)
Produksi
Muda
Produktif
    Rusak
Jumlah
Jumlah (Ton)
Wujud
Nilai (Rp)
Akar Wangi
0,00
2.378,00
0,00
2.378,00
75,00
Minyak
 
Aren
695,00
1.744,00
273,00
2.712,00
1.210,00
Gula
 
Cengkeh
456,00
2.098,00
305,00
2.859,00
711,00
  Bunga Kering
 
Haramay
0.00
8,00
0,00
8,00
2,30
Serat
 
Jambu Mete
20,00
48,00
1,00
69,00
14,40
Biji Kering
 
Jarak
85,00
0,00
0,00
85,00
0,00
Minyak
 
Kakao
0,00
5,00
0,00
5,00
1,40
Glondongan
 
Kapok/Randu
8,00
72,00
18,00
98,00
18,40
Serat
 
Kayumanis
9,00
16,00
0,00
25,00
5,70
Kering
 
Kelapa
955,00
3.319,00
1.201,00
5.475,00
2.866,00
Kopra
 
Kina
0,00
30,00
4,00
34,00
29,00
Kering
 
Kopi
1.356.00
1.964,00
476.00
3.796.00
1.776,00
Berasan
 
Lada
12,00
60.00
31,00
103,00
30,00
Gelondongan
 
Nilam
10,00
690,00
0,00
700,00
187,00
Minyak
 
Pala
12,00
27,00
0,00
39,00
13,00
Gelondongan
 
Panili
5,00
75,00
10,00
89,00
45.00
Kering
 
Sereh Wangi
0,00
104,00
0,00
104,00
198,00
Basah
 
Pinang
4,00
32,00
1,00
37,00
1,31
Gelondongan
 
Teh
70,00
3.049,00
1.190,00
4.309,00
4.932,00
Daun Kering
 
Tembakau
0.00
4.099.00
0.00
4.099.00
3.509,00
Mole
 
Karet 2.952.00 184.00 0.00 3.136.00 200.00    
Tebu 0,00 138,00 0,00 138,00 1.141,00 Gula Hablur  
Kelapa Sawit 80,00 0,00 0,00 80,00 0,00    
Kemiri Sunan 32,00 4,00 0,00 36,00 0,00    
Jumlah
30.414.00
16.965,51
 
 
Sumber : Dinas Perkebunan Kabupaten Garut, tahun 2015

Klasifikasi Produk Perkebunan
Dinas Perkebunan Kabupaten Garut mengelompokkan jenis komoditas perkebunan di Kabupaten Garut dingan tiga klasifikasi yaitu :

1. Komoditas Unggulan
 
Diartikan sebagai komoditas yang diunggulkan suatu daerah yang tumbuh dan berkembang dengan baik dengan kriteria sebagai berikut:
  • Berperan dalam menghasilkan devisa dan mempunyai pangsa pasar yang besar dalam perdagangan lokal, regional, dan global
  • Umumnya telah mempunyai pangsa pasar tertentu di tingkat internasional
  • Merupakan komoditas spesifik lokal yang mempunyai keunggulan kompetitif dasn komparatif
  • Dari segi agroklimat (iklim dan kondisi tanah) mampu berkembang dan menjadi unggulan daerah
Termasuk ke dalam kategori unggulan adalah : Teh, Akarwangi, Tembakau, Kopi, Karet dan Tebu.

2. Komoditas Prospektif

Diartikan sebagai komoditas yang diusahakan suatu daerah dan hanya tumbuh dan berkembang dengan baik karena dukungan agroklimat setempat, yang secara ekonomis mulai mempunyai peluang pasar yang baik di tingkat lokal, regional, dan global, serta berpotensi untuk menjadi komoditas unggulan, dan memberikan kontribusi penting bagi pendapatan petani produsen maupun pendapatan daerah setempat.
Termasuk ke dalam kategori prospektif adalah : Nilam, Lada, Panili, Aren, Kina, Kapok, Jarak, Sereh Wangi, Cengkih, Kelapa, Haramay, Kayumanis, Pinang, Jambu Mete, Kakao dan Pala.

3. Komoditas Rintisan

Diartikan sebagai komoditas yang diusahakan di suatu daerah dengan areal yang tidak begitu luas dan yang tumbuh sesuai dengan agroklimat setempat, karena sifatnya secara potensi produksi dan ekonomis belum dapat memberikan keunggulan dan prospek tetapi sedang dipersiapkan ke arah itu.

Termasuk ke dalam kategori rintisan adalah : Haramay, Kayu Manis, Pinang, Jambu Mete, Kakao, Pala, Kelapa Sawit dan Kemiri Sunan.

Perkembangan Produksi 10 Komoditas Unggulan
Perkebunan, 2014 – 2015

No
Komoditas
Produksi
Tahun
+/-
(%)
2014
2015
1
2
3
4
5
6


Teh
Tebu
Karet
Tembakau
Kopi
Akarwangi
4.929,00
1.696,00
141,00
3.480,00
1.635,00
75.00

4.937,00
1.979,00
144,00
3.507,00
1.685,00
75.30
 
0,16
16,69
2,13
0,78
3,06
0,4
 
Jumlah
11.635.60
12.327.30
23,22
 Sumber : Dinas Perkebunan Kab. Garut Tahun 2015

Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain