|
Agribisnis Kacang Tanah
Peluang Investasi
Sentra Produksi
- Kecamatan Pameungpeuk
- Kecamatan Cibalong
- Kecamatan Bungbulang
- Kecamatan Pakenjeng
Deskripsi Usaha
- Tujuan : Produksi Kacang Tanah.
- Jenis Produk yang dihasilkan :
- Produk primer kacang tanah kering
- Target Pemasaran :
Industri-industri pengolahan Kacang Tanah dan pasar-pasar tradisional
- Sarana Produksi : Benih, Pupuk, dan Pestisida
- Skala Usaha Tani :
Skala Kecil (0.5 Ha s.d. 15 Ha)
Skala Menengah (> 15 Ha s.d. 50 Ha)
Skala Besar (> 50 Ha)
- Alternatif Lokasi Baru Usaha Tani Kacang Tanah:
- Kecamatan Cikelet
- Kecamatan Pamulihan
- Kecamatan Cisewu
Sarana dan Prasarana Wilayah
- Sarana Produksi : Tersedia
- Sarana Transportasi : Tersedia (Jalan, Angkutan umum dll )
- Kondisi Lahan dan Jarak lokasi dari Ibukota Garut
Cikelet
Cisewu
Pamulihan
|
Padsolik M/K
Inceptisol
Andisol
|
0-400m dpl
100-600m dpl
850m dpl
|
70 Km
64 Km
34 Km
|
- Prasarana
- Perekonomian : Pedagang perantara, pasar, koperasi, bank
- Listrik & Telekomunikasi : Tersedia di beberapa Kecamatan
- Jalan Propinsi dan Kabupaten dalam kondisi baik bisa dilewati kendaraan roda empat
- Sumber daya manusia :
- Tenaga kerja buruh tani : Tersedia
- Tenaga kerja terlatih : Tersedia
Dampak Positif
- Meningkatkan pendapatan petani dan menggerakan perekonomian daerah
- Meningkatkan usaha agribisnis terpadu komoditas kacang tanah
- Membuka kesempatan kerja baru
- Menjamin ketersediaan bahan baku industri pengolahan makanan, makanan ternak dll
Program Yang Dapat Mendukung
- Program pengembangan agrobisnis tanaman pangan dan holtikultura secara terpadu
- Program pengembangan system informasi pasar dan harga komoditas pertanian
Usaha Ikutan
- Pengadaan dan penyaluran benih unggul, sarana dan prasarana produksi lainnya.
- Usaha pengolahan makanan yang menggunakan bahan baku kacang tanah dan makanan ternak
- Usaha pengolahan minyak kacang tanah
Perkiraan Biaya dan Evaluasi Finansial
(Usaha tani kacang tanah per Ha setiap musim tanam)
| |
Modal kerja awal (1 MST) |
: Rp.3.150.000 |
| |
Modal Investasi |
: Rp.4.000.000 |
| |
Total Biaya |
: Rp.7.150.000 |
| |
ROI |
: 76,3% |
| |
IRR |
: 35.5% |
| |
NPV (20%) |
: Rp.12.931.513 |
| |
Payback periods |
: 0,8 tahun |
| |
BEP |
: Rp.8.186.047 |
Sumber : Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal |