garut header
Kamis, 23 Nopember 2017   English | Sunda
rss2
:: Menu Utama Sosial Budaya Demografi
Profil Ketenagakerjaan

Data ketenagakerjaan dewasa ini semakin diperlukan, terutama untuk evaluasi dan perencanaan pembangunan di bidang ketenagakerjaan seperti meningkatkan keterampilan tenaga kerja, perluasan kesempatan kerja dan berusaha serta produktivitas tenaga kerja.
Angkatan Kerja adalah mereka yang berumur 10 tahun ke atas dan selama seminggu berturut-turut mempunyai pekerjaan, baik bekerja sementara maupun tidak bekerja karena suatu sebab seperti yang sedang menunggu panen, pegawai yang sedang cuti dan bekerja bebas profesional (dukun, dalang) yang sedang menunggu pekerjaan berikutnya. Disamping itu mereka yang tidak mempunyai pekerjaan tetapi sedang mencari pekerjaan juga termasuk dalam kelompok angkatan kerja.
Bukan Angkatan Kerja adalah mereka yang berumur 10 tahun ke atas seminggu yang lalu hanya bersekolah, mengurus rumah tangga melakukan kegiatan lainnya dan tidak melakukan kegiatan lainnya dan tidak melakukan suatu kegiatan yang dapat dimasukkan dalam katagori kerja, sementara tidak bekerja atau mencari pekerjaan.

Tabel Penduduk 10 Tahun Ke Atas menurut Kegiatan Utama Di Kabupaten Garut Tahun 2006

Kegiatan Utama
Perempuan
Jumlah
Angkatan Kerja    
  Bekerja
588.256
66,39
Mencari Pekerjaan
67.288
7,59
  Jumlah
655.544
73,98
Bukan Angkatan Kerja    
  Sekolah
172.909
19,51
Mengurus Rumah Tangga. dll
9.062
1,02
  Lainnya
48.540
5,48
  Jumlah
230.511
26,02
Jumlah
886.055
100,00
Sumber: Disnakertransos Kab. Garut Tahun 2006

Pengangguran

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah perbandingan antara banyaknya orang yang mencari pekerjaan dalam jangka waktu tertentu terhadap angkatan kerja. Dari tabel di atas diketahui bahwa TPT di Kabupaten Garut tahun 2005 adalah sebesar 7.73% yang terdiri dari 8,50% TPT Laki-Laki dan 6,45% TPT Perempuan.


Ada beberapa definisi tentang konsep angka setengah pengangguran (Under Unemployment), antara lain pekerja dengan jam kerja kurang, pendapatan rendah, dan jabatan tidak sesuai dengan pendidikan (mismatch). Di Indonesia definisi pertama lebih sering digunakan dengan batasan (cut off point) jam kerja normal adalah 35 jam per minggu. Sebagai ilustrasi angka setengah pengangguran di Kabupaten Garut pada tahun 2002 sebesar 34,39 % dari angkatan kerja yang bekerja.

Tabel Perbandingan Pencari Kerja dan Penempatan yang Terdaftar

Laki-Laki
Perempuan
Laki-Laki+Perempuan
MK
Ditptkan
%
MK
Ditptkan
%
MK
Ditptkan
%
1998
3.692
581
15,74
1.053
1.067
101,33
4.745
1.648
34,73
1999
4.718
237
5,02
2.833
1.051
37,10
7.551
1.288
17,06
2000
2.634
164
6,23
1.286
282
21,93
3.920
446
11,38
2001
1.598
395
24,72
1.631
433
26,55
3.229
828
25,64
2002
6.554
2.812
42,91
3.863
531
13,75
10.417
6.343
60,89
2003
5.283
58
1,10
4.210
48
1,14
9.493
106
1,12
2005
74.266
556.905
7,5
44.497
242.576
5,50
118.763
799.481
13
Rata-rata
14,75
Rata-rata
29,61
Rata-rata
23,40
Sumber: Disnakertransos Kab. Garut Tahun 2006


Lapangan Usaha

Tabel Prosentase Kesempatan Kerja Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Garut

Lapangan Usaha
Prosentase Penduduk
2002
2003
2004
2005
1. Pertanian
42,71
42,3
40,28
30,85
2. Pertambangan
0,62
0,6
0,16
0,38
3. Industri
12,04
10,7
10,42
14,14
4. Listrik, Gas, dan Air
0,28
0,6
0,23
0,26
5. Konstruksi
5,91
5,3
4,74
4,29
6. Perdagangan & Hotel
20,98
22,5
22,16
26,63
7. Perhubungan
6,87
6,7
8,24
8,29
8. Keuangan
0,21
0,3
0,31
1,10
9. Jasa-jasa
10,38
11,0
13,45
14,07
Jumlah
100
100
100
100
Sumber : Disnakersostran Kab. Garut Tahun 2006

Pengangguran

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah perbandingan antara banyaknya orang yang mencari pekerjaan dalam jangka waktu tertentu terhadap angkatan kerja. Dari tabel di atas diketahui bahwa TPT di Kabupaten Garut tahun 2005 adalah sebesar 7.73% yang terdiri dari 8,50% TPT Laki-Laki dan 6,45% TPT Perempuan.

Ada beberapa definisi tentang konsep angka setengah pengangguran (Under Unemployment), antara lain pekerja dengan jam kerja kurang, pendapatan rendah, dan jabatan tidak sesuai dengan pendidikan (mismatch). Di Indonesia definisi pertama lebih sering digunakan dengan batasan (cut off point) jam kerja normal adalah 35 jam per minggu. Sebagai ilustrasi angka setengah pengangguran di Kabupaten Garut pada tahun 2002 sebesar 34,39 % dari angkatan kerja yang bekerja.


Tabel Perbandingan Pencari Kerja dan Penempatan yang Terdaftar

Tahun
Laki-Laki
Perempuan
Laki-Laki+Perempuan
MK
Ditptkan
%
MK
Ditptkan
%
MK
Ditptkan
%
1998
3.692
581
15,74
1.053
1.067
101,33
4.745
1.648
34,73
1999
4.718
237
5,02
2.833
1.051
37,10
7.551
1.288
17,06
2000
2.634
164
6,23
1.286
282
21,93
3.920
446
11,38
2001
1.598
395
24,72
1.631
433
26,55
3.229
828
25,64
2002
6.554
2.812
42,91
3.863
531
13,75
10.417
6.343
60,89
2003
5.283
58
1,10
4.210
48
1,14
9.493
106
1,12
2005
74.266
556.905
7,5
44.497
242.576
5,50
118.763
799.481
13
 
Rata-rata
14,75
Rata-rata
29,61
Rata-rata
23,40
Sumber: Disnakertransos Kab. Garut Tahun 2006

Lapangan Usaha

Tabel Prosentase Kesempatan Kerja Menurut Lapangan Usaha di Kabupaten Garut

Lapangan Usaha
Prosentase Penduduk
2003
2004
2005
2006
1. Pertanian
42,3
40,28
30,85
31,99
2. Pertambangan
0,6
0,16
0,38
0,79
3. Industri
10,7
10,42
14,14
13,15
4. Listrik, Gas, dan Air
0,6
0,23
0,26
0,53
5. Konstruksi
5,3
4,74
4,29
3,61
6. Perdagangan & Hotel
22,5
22,16
26,63
26,23
7. Perhubungan
6,7
8,24
8,29
7,06
8. Keuangan
0,3
0,31
1,10
1,96
9. Jasa-jasa
11,0
13,45
14,07
14,68
Jumlah
100
100
100
100
Sumber : Suseda Tahun 2006
Tekan tuts panah kiri/ kanan Keyboard untuk berpindah ke artikel lain