• Bahasa

BUDIKDAMSEL, Cara Jitu Mahasiswa KKNT IPB 2021 Mengubah Selokan Jadi Kolam Ikan

4 Sep 2021 Hanapi 289

GARUT, Samarang -  Bagi sebagian warga Kampung Sindangwangi, Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, tidak pernah membayangkan selokan penuh sampah sepanjang 12 meter disulap jadi kolam ikan. Kini, dengan tangan-tangan kreatif mahasiswan KKNT (Kuliah Kerja Nyata Tematik) IPB (Insitut Pertanian Bogor) Tahun 2021, kolam tersebut kini bisa dimanfaatkan warga setempat.

Budidaya Ikan Dalam Selokan atau disingkat BUDIKDAMSEL, digagas 9 orang mahasiswa berasal dari 8 jurusan, yaitu Jurusan Manajemen Sumberdaya Lahan, Proteksi Tanaman, Kedokteran Hewan, Budidaya Perairan, Ilmu dan Teknologi Kelautan, Teknologi Hasil Ternak, Biologi, Aktuaria dan Jurusan Agribisnis.

Menurut Alifia Tri Wulandari, selaku penanggung jawab program Budikdamsel, Sabtu (4/9/2021) dalam rilisnya mengungkapkan, program ini didasari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, ke sembilan mahasiswa itu tergerak untuk menjalankan program BUDIKDAMSEL di RW 05, Kampung Sindangwargi.

"Budikdamsel ini merupakan suatu bentuk peduli lingkungan di mana para mahasiswa dibantu dengan pemuda setempat mengubah selokan yang dipenuhi oleh sampah menjadi selokan yang bersih dan dijadikan tempat budidaya ikan," kata Alifia mencertitakan pengalamannya.



Ikan yang ditebar dalam selokan, kata Alifia, adalah ikan mas berukuran kurang lebih 10 cm dengan jumlah 116 ekor yang dipasok dari Balai Benih Ikan. Program ini dapat berjalan dengan lancar atas dukungan beberapa pihak, termasuk dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut sebagai penyuplai benih ikan mas, dibantu para pemuda RW 05  dalam pembuatan tempat budikdamsel.

"Juga (Pemerintah) Desa Sukakarya yang selalu mendukung penuh setiap kegiatan yang dilaksanakan," tutur mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Dengan dijadikannya selokan menjadi tempat budidaya ikan,pihaknya berharap tidak ada lagi warga yang membuang sampah diselokan. Karena sebelum program ini terwujud, masyarakat kerapkali membuang sampah ke selokan ini.



Demi mewujudkan Program Budikdamsel, mahasiswa KKNT IPB ini melakukan sosialisasi ke seluruh warga setempat untuk tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke selokan.

"Warga setempat sangat mendukung dengan adanya program ini dan merasa terbantu. Karena sampah yang ada diselokan telah mengganggu estetika dan juga memenimbulkan bau yang kurang sedap," tuturnya.

Ketua RW 05. Rohimat, mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKNT IPB atas inisiatifnya hingga terwujud Budidamsel.

"Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada ade-ade mahasiswa KKNT IPB yan telah men-support warga untuk menciptakan kampung asri terutama dalam pembuatan budikdamsel yang dilaksanakan di lingkungan Rw 05," ungkap Rohimat.



Agus Oman Sudrajat, selaku dosen pembimbing lapangan kelompok KKNT IPB Desa Sukakarya menyatakan dukungannya dengan program budikdamsel ini. Ia berharap program ini bisa terus berjalan walaupun kegiatan KKNT sudah berakhir.

Meski sudah berakhir KKNT ini, selokan berukuran 12 meter x 1 meter ini, akan tetap dilakukan monitoring dan rencananya akan mengajarkan masyarakat sekitar untuk membudidayakan ikan lebih serius lagi.

"Setelah belajar budidaya ikan, diharapkan pasokan ikan yang ada di dalam selokan akan terus terpenuhi," ujar Alifia yang telah mengabdi di Kampung Sindangwangi, Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, sejak 28 Juni hingga 9 Agustus 2021.


www.garutkab.go.id

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151
Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000
diskominfo@garutkab.go.id
diskominfo@garutkab.go.id
DiskominfoGRT
DiskominfoGRT