• Bahasa

Hari Ini, Dishub Bersama Polres Garut Mulai Sosialisasi Pemberlakuan Sistem Satu Arah

23 Jan 2020 Hanapi 663

Dinas Perhubungan kabupaten Garut bersama Polres Garut melakukan sosialisasi pemberlakuan Sistem Satu Arah dihari pertama, diruas Jalan Ahmad Yani, Jalan Pramuka, Jalan Bank dan Jalan Veteran, Kamis (23/01/2020).

Kadishub Garut H. Suherman mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini langkah persuasif kepada masyarakat yang melewati jalan tersebut, dikarenakan reaktivasi jalur kereta api dari Stasiun Cibatu ke Garut.

“Ini akan ada koneksivitas termasuk didalamnya moda transportasi dari kereta ke kendaraan lainnya” ujar Suherman.

selain itu, kata Suherman, untuk mengurai kemacetan yang selama ini ada delapan titik yang masuk ke jalan Pramuka, dan sekarang dengan rekayasa ini menjadi empat.

"Jalur angkot pun berubah, biasanya dari jalan Cimanuk lewat alun-alun bisa lurus, sekarang dibelokan, Alhamdulillah lancar walaupun agak sedikit kaku karena baru mulai,” ujar Suherman.

Suherman juga menjelaskan, sosialisasi akan dilakukan selama tiga puluh hari, nantinya setelah itu dipasang rambu-rambu lalulintas.

“Selama tiga puluh hari kami melakukan sosialisasi, pemberitahuan dan mengingatkan masyarakat pengendara, setelah itu dipasang rambu-rambu lalulintas, dan kalau ada pelanggaran akan dilakukan penindakan,” ujarnya.



Sementara itu, Kasi Manajemen Lalu Lintas Dishub Garut, Indra Gahara menjelaskan, rekayasa yang dilakukan, yakni Jalan Ahmad Yani mulai dari Kantor BJB hingga arah Rutan Garut akan berlaku satu arah. Kendaraan dari Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani tak bisa langsung lurus ke arah SMPN 1 Garut.

"Jadi dari Alun-Alun itu harus memutar dulu ke Jalan Pramuka (Kantor Kecamatan Garut Kota) lalu belok kanan ke Jalan Bank dan Jalan Veteran. Baru kembali lagi ke Jalan Ahmad Yani," ucapnya.

Selain itu, lanjut Indra, kendaraan yang dari arah Jalan Cikuray juga tak bisa belok langsung ke arah Jalan Veteran atau kawasan Kodim 0611 Garut. Jika ingin menuju Kodim atau Stasiun Garut harus memutar dulu ke Jalan Ahmad Yani dan kemudian belok ke Jalan Pramuka.

"Sekarang kan dari Jalan Veteran tak bisa belok kanan. Nanti setelah diberlakukan, maka kendaraan bisa belok kanan karena Jalan Ahmad Yani depan SMP 1 Garut sudah searah," katanya.

Indra menuturkan, perubahan jalur lainnya yakni kendaraan dari arah Bundaran Guntur tak bisa belok kanan ke Jalan Bank atau Kantor BRI. Semua kendaraan hanya bisa belok kiri ke Jalan Bank menuju Jalan Veteran.

Indra memperkirakan, perubahan jalan tersebut akan cukup membingungkan masyarakat. Karena itu pihaknya bersama Polres Garut akan menyiapkan personil untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan.

"Pasti akan membingungkan. Tapi kami akan sosialisasi besok. Pasang spanduk juga sebagai pemberitahuan ke warga," ucapnya.

Indra pun berharap, rekayasa tersebut bisa mengurai kepadatan yang selama ini kerap terjadi. Terutama di perempatan Jalan Pramuka dan Jalan Bank. Pasalnya banyak kendaraan yang melintasi kedua jalan itu.

"Rekayasa ini tak mengubah jalur angkutan umum. Kalau sudah terbiasa nanti juga akan tahu jalurnya ke mana. Kami akan terus sosialisasikan selama 30 hari ke depan," pungkasnya.

Sumber: Humas Diskominfo Garut

www.garutkab.go.id

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151
Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000
diskominfo@garutkab.go.id
diskominfo@garutkab.go.id
DiskominfoGRT
DiskominfoGRT