Pelaksanaan layanan JEMBOL oleh Disdukcapil Kab. Garut, Senin (18/5/2022).
GARUT – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut kembali menunjukkan komitmen pelayanan prima melalui aksi nyata kolaborasi lintas sektor.
Pada Senin (18/05/2026), Disdukcapil menerjunkan tim secara serentak untuk melaksanakan Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) dengan sistem Jemput Bola (JEMBOL) di dua lokasi berbeda, sebagai wujud nyata pendekatan pelayanan langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan institusi TNI dan DPRD Kabupaten Garut.
Kegiatan pertama dimulai pada pukul 07.00 WIB di Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, sebagai tindak lanjut atas permohonan Kodim 0611/Garut untuk mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-182 Tahun 2026.
Kehadiran tim JEMBOL di lokasi tersebut memudahkan masyarakat setempat mengurus dokumen kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang kegiatan tersebut, tim berhasil memproses 77 keping pencetakan KTP-el, melakukan perekaman KTP-el baru bagi 11 orang, serta menerbitkan 59 berkas Kartu Keluarga, 58 berkas Akta Kelahiran, 2 berkas Biodata Anak Berdasarkan Kepemilikan Akta Kelahiran (BAKAK), dan 1 berkas Akta Kematian.
Di waktu yang hampir bersamaan, yakni pukul 09.00 WIB, tim Disdukcapil lainnya turut hadir di Kampung Sindanggalih, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul. Kehadiran tim di lokasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, yang mengusung tema "Bersama Perempuan Kepala Keluarga".
Layanan yang menyasar para ibu rumah tangga dan perempuan kepala keluarga tersebut berhasil mencatatkan penerbitan 15 berkas Kartu Keluarga, 7 berkas Akta Kelahiran, 4 keping pencetakan KTP-el, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi 3 pengguna.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya dua agenda kolaborasi yang sangat bermanfaat ini. Menurutnya, urusan administrasi kependudukan merupakan kerja bersama atau pentahelix yang melibatkan berbagai unsur.
Ia menjelaskan bahwa sinergi dengan TNI melalui TMMD ke-182 serta dukungan legislatif melalui kegiatan reses memungkinkan jangkauan pelayanan menjadi jauh lebih luas, mulai dari desa pelosok di Malangbong hingga komunitas perempuan di Tarogong Kidul.
"Sinergi luar biasa dengan jajaran TNI melalui TMMD ke-182 dan dukungan dari unsur legislatif melalui kegiatan Reses Bapak Yudha Puja Turnawan, memungkinkan layanan kami menjangkau masyarakat lebih luas, dari desa pelosok di Malangbong hingga komunitas perempuan kepala keluarga di Tarogong Kidul," ujar Rena.
Rena menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengakselerasi program jemput bola di masa mendatang. Ia mengingatkan bahwa dokumen kependudukan merupakan gerbang awal menuju kesejahteraan masyarakat.
"Dokumen kependudukan adalah gerbang awal menuju kesejahteraan. Kami memastikan seluruh pelayanan adminduk, baik di acara TMMD maupun Reses, diproses secara cepat, mudah, dan pastinya 100% GRATIS," tegasnya.
------------------------
(Foto: Dok. Disdukcapil Kab. Garut)