Mendeteksi lokasi...
Cari informasi...

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, SSC Garut Dorong Pelestarian Alam dan Ketahanan Pangan

Rabu, 28 Oktober 2026 156

Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) menggelar aksi pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-81 di Lapang Harum Madu, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026).

GARUT, Bayongbong – Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) menggelar aksi pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-81 di Lapang Harum Madu, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi lintas sektor untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan di Kabupaten Garut.

Acara tersebut dihadiri sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, jajaran penyuluh pertanian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), serta Dinas Sosial Kabupaten Garut.


Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, mengapresiasi inisiatif SSC yang memperingati Hari Listrik Nasional melalui program positif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi Direktur dan Kepala Sekolah Sungai Cimanuk yang sudah menjalankan program pendampingan kepada masyarakat untuk melakukan persiapan menjelang musim hujan," ujar Dedy.

Dedy juga menegaskan pentingnya mitigasi bencana sejak dini untuk melindungi masyarakat dari ancaman tanah longsor. Salah satu upaya yang disoroti adalah penanaman pohon keras.

"Dengan menanam tanaman keras, itu bisa berfungsi menyimpan cadangan air sebagai bukti persiapan kita untuk generasi yang akan datang," tambahnya.


Dalam kesempatan yang sama, Analis Ketahanan Pangan DKP Kabupaten Garut, Jajang, mengapresiasi antusiasme Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat. Menurutnya, lokasi tersebut strategis untuk menjadi pusat pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian pangan.

"Kami mendorong masyarakat Desa Mekarsari untuk terus melaksanakan kegiatan kemandirian pangan," kata Jajang.

Ia juga berharap kerja sama seluruh pihak dapat mendukung terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Garut secara berkelanjutan.


Sementara itu, Kepala Sekolah Sungai Cimanuk Wilayah Bayongbong, Yanto Rangkuti, menjelaskan keterkaitan antara peringatan Hari Listrik Nasional dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, ketersediaan energi sangat bergantung pada kondisi alam. Karena itu, menjaga kelestarian alam menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan energi.

"Makanya di Sekolah Sungai Cimanuk, kelestarian alam itu harus tetap terjaga dan itu menjadi harga mati bagi kami," tegas Yanto.

Ia menegaskan, peringatan tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.

"Penjabarannya yaitu pelaksanaan dan bukti nyata, apa yang nanti dikonsep seperti apa tentang ketahanan pangan dan menjaga alam. Kita jalankan dan laksanakan dengan dukungan support dari pemerintah daerah, karena kami dari Sekolah Sungai Cimanuk tetap tidak dapat bekerja sendiri,"

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian bibit jagung dan padi kepada para petani setempat. Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk mendukung produktivitas pertanian dan kemandirian pangan masyarakat desa.


Foto: Ridwan Nur Faozan dan Ilham Kautsar/Diskominfo Kabupaten Garut


footer background
FacebookTwitterInstagramYouTube
assets-logo

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151 Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000 [email protected]
Statistik Pengunjung
Online
89
Hari Ini
484
Bulan Ini
12310
Total
51886
© 2026 Pemerintah Kabupaten Garut. All Rights Reserved.