Humas Gugus Tugas Update Perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut, Minggu 19 Juli 2020
Dua Pasien konfirmasi positf covid-19 di kabupaten Garut dinyatakan sembuh oleh tim medis, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Minggu 19 Juli 2020.
Yeni Yunita yang juga Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut menjelaskan, sudah tidak ada lagi pasien positif Covid-19 di Garut, setelah Sabtu (18/07/2020) kemarin, dua orang tenaga kesehatan yang positif Covid-19, saat ini sudah dinyatakan sembuh.
“Alhamdulillah, kemarin kasus konfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Garut yaitu seorang perempuan berusia 27 tahun asal Kecamatan Karangpawitan (KC-27) dan seorang perempuan usia 24 tahun (KC-28) asal Kecamatan Cilawu telah dinyatakan sembuh oleh tim dokter RSUD dr. Slamet Garut. Keduanya merupakan tenaga kesehatan dari dua puskesmas yang ada di kabupaten Garut," ungkap Yeni, Minggu (19/07/2020).
Yeni menyebutkan, dengan sembuhnya kedua pasien dari tenaga kesehatan tersebut, maka jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kabupaten Garut total berjumlah 28 kasus. Dari jumlah tersebut, terangnya, 25 orang dinyatakan sembuh dan 3 lainnya meninggal dunia.
Untuk Kasus Orang Dalam Pemantauan (OTG), kata Yeni, sebanyak 2.254 kasus, 446 kasus di antaranya masih dalam tahap observasi dan 1.808 kasus selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian.

Sementara, kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 84 kasus, 0 kasus di antaranya sedang dalam perawatan dan 84 kasus selesai pengawasan, serta 18 di antaranya meninggal dunia.
Sedangkan kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 2.763 kasus, 28 kasus di antaranya masih dalam pemantauan, 7 kasus dalam perawatan, dan 2.728 kasus selesai pemantauan, dan 15 di antaranya meninggal dunia.
â€Jadi total kasus Covid-19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 5.129 kasus,†ungkap Yeni.
Yeni mengingatkan, meski saat ini tidak ada lagi pasien positif Covid-19, namun pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh msayarakat untuk menjaga kondisi tubuh dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
"Menjalankan AKB (adaptasi kebiasaan baru) dengan sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, menghindari kerumunan serta menghindari kontak fisik seperti berjabat tangan dan lainnya," pungkasnya.
