Petugas bersama pihak terkait melakukan pembersihan material sisa kebakaran di Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Sabtu (10/10/2026).
GARUT, Bayongbong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut mulai membersihkan material sisa kebakaran di Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Sabtu (10/10/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penanganan tanggap darurat setelah penetapan status bencana akibat kebakaran tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, menjelaskan bahwa pembersihan material menjadi langkah penting untuk mengamankan dan memulihkan area terdampak.
"Kami beserta segenap pihak melaksanakan giat tanggap darurat salah satunya pembersihan area terdampak kebakaran. Jadi ini merupakan agenda masuk di tahapan tanggap darurat, jadi kita melakukan pembersihan material yang saat ini sedang dilaksanakan bersama para pihak," ucapnya.
Berdasarkan data awal, kebakaran tersebut berdampak pada 382 tempat usaha yang terdiri dari kios, los, dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL). Mayoritas tempat usaha tersebut hangus terbakar bersama barang dagangan milik pedagang.
"Harapannya ini bisa segera memulihkan kondisi para pedagang untuk tahap awal bisa segera beraktivitas, dan tentu materialnya harus segera kita amankan terlebih dahulu kita bersihkan," lanjutnya.
Saat ini, Pemkab Garut melalui Disperindag ESDM masih melakukan inventarisasi untuk menghitung total kerugian materiil, baik akibat kerusakan infrastruktur maupun kehilangan barang dagangan milik pedagang.
Untuk mendukung pemulihan aktivitas ekonomi pedagang, Pemkab Garut menyiapkan pembangunan pasar darurat setelah proses pembersihan selesai. Lokasi pasar darurat direncanakan tetap berada di area Pasar Andir, sesuai hasil musyawarah dengan para pedagang.
"Pemulihan dari pemerintah jadi pasca penanganan tanggap darurat berupa pembersihan dan berikutnya kita akan coba menyiapkan untuk pasar darurat. Pasar darurat ini kita merencanakan memang di lokasi setempat disini, sesuai hasil musyawarah dengan para pedagang ini berharap pasar daruratnya disini," ungkapnya.
Setelah penanganan tanggap darurat dan pembersihan selesai, Pemkab Garut akan memasuki tahap transisi menuju pemulihan. Tahap ini mencakup perencanaan perbaikan dan pembangunan kembali Pasar Andir secara permanen.
Foto: Febri Noptageri/Ilham Kautsar/Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Penulis: Nindi Nurdiyanti
Penyunting: Ihsan Tadris Syifa
*_Press Release_ ini juga bisa diakses melalui laman Pemerintah Kabupaten Garut: https://www.garutkab.go.id*