Mendeteksi lokasi...
Cari informasi...

“Aset Daerah Tidur? Kini Saatnya Jadi Mesin Uang!” Pemkab Garut Gandeng LMAN, BPKAD Garut Dorong Transformasi BMD Jadi Revenue Center

Sabtu, 25 April 2026 556

Pemerintah Kabupaten Garut melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengambil langkah strategis dalam menjawab tantangan klasik pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang selama ini dinilai belum optimal dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas fiskal daerah. 

Kepala BPKAD Kabupaten Garut menegaskan bahwa kolaborasi dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan Republik Indonesia bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan bagian dari transformasi paradigma besar dalam tata kelola aset daerah.


“Kita tidak bisa lagi memandang aset hanya sebagai objek administratif. Sudah saatnya BMD dikelola sebagai instrumen ekonomi yang produktif dan mampu menjadi sumber pendapatan daerah.”

Langkah ini diperkuat dengan pelaksanaan penyusunan kajian Highest and Best Use (HBU) yang menjadi fondasi dalam menentukan arah pemanfaatan aset secara optimal, terukur, dan berbasis potensi pasar. Sebagaimana tertuang dalam agenda koordinasi dengan LMAN, kajian ini diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi pemanfaatan aset yang tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi . 

Lebih jauh, peran LMAN sebagai mitra strategis memberikan nilai tambah melalui layanan advisory yang mencakup analisis kelayakan,pengembangan konsep, hingga skema kerja sama bisnis yang konkret.  LMAN sendiri memiliki mandat untuk mendorong optimalisasi aset melalui pendekatan profesional seperti feasibility study, HBU analysis, hingga business matchmaking .

Kepala BPKAD juga menyoroti bahwa masih banyak aset daerah yang berada dalam kondisi idle atau underutilized, padahal secara potensi ekonomi memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Dalam konteks ini, kerja sama dengan LMAN menjadi katalis percepatan perubahan dari pola lama menuju pengelolaan aset berbasis nilai tambah. 

“Kita ingin menggeser posisi aset daerah dari yang semula cost center menjadi revenue center. Ini bukan sekadar jargon, tetapi arah kebijakan yang sedang kita bangun secara sistematis.” 

Dari sisi makro, langkah ini juga menjadi respons terhadap dinamika  ekonomi daerah yang membutuhkan sumber-sumber pembiayaan alternatif. Data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah cenderung mengalami perlambatan, sehingga optimalisasi aset menjadi salah satu solusi strategis untuk memperkuat daya tahan fiskal daerah . 

Ke depan, hasil kajian ini akan ditindaklanjuti melalui skema pemanfaatan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, seperti Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), sewa, maupun bentuk kemitraan lainnya yang memberikan manfaat optimal tanpa mengubah status kepemilikan aset.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola BMD yang tidak hanya akuntabel dan transparan, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan ekonomi daerah. 

“Ini bukan sekadar pengelolaan aset. Ini adalah upaya membangun masa depan fiskal daerah yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing.”

footer background
FacebookTwitterInstagramYouTube
assets-logo

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151 Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000 [email protected]
Statistik Pengunjung
Online
13
Hari Ini
46
Bulan Ini
2343
Total
55534
© 2026 Pemerintah Kabupaten Garut. All Rights Reserved.