Mendeteksi lokasi...
Cari informasi...

Bupati Garut Tinjau Infrastruktur Daerah Selatan, Dua Alternatif Jalan Baru Sedang Dikaji

Rabu, 04 Maret 2026 1066

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat diwawancarai terkait kunjungan ke Garut wilayah Selatan yang berlangsung di Kantor Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (4/3/2026).

GARUT, Garut Kota – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring kondisi infrastruktur jalan di wilayah Garut bagian selatan pada Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memetakan prioritas pembangunan serta memastikan konektivitas antara jalur desa, provinsi, dan nasional berjalan optimal.

Bupati Garut melewati jalur Cimahi, Cikarang, hingga Pamalayan untuk melakukan survei kondisi terkini. Pemerintah Kabupaten Garut saat ini tengah mempertimbangkan dua alternatif jalur penghubung dari Pamalayan (Cisewu) yang merupakan jalur provinsi menuju jalur nasional.

Bupati Garut mengungkapkan bahwa terdapat dua opsi pengembangan jalur yang sedang dikaji yaitu Jalur melalui Panggalih, Karangsewu, dan Singajaya serta Jalur melalui Cikarang dan Cimahi.


"Kemarin saya sudah melihat kondisi seperti apa, karena kita lagi mengajukan ke pemerintah pusat untuk Kementerian PUPR melalui program Infrastruktur Jalan Desa. Semoga ini bisa terealisasi, karena ini juga prakteknya bahwa ini baru kita ajukan, tapi biasanya itu untuk tahun 2026," ucap Bupati Garut saat diwawancarai di Kantor Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (4/3/2026).

Mengenai spesifikasi jalan, Bupati Garut menjelaskan bahwa perkiraan estimasi anggaran untuk standar jalan nasional mencapai sekitar Rp4 miliar per kilometer, dengan asumsi lebar 4 meter dan ketebalan beton 40 cm. Namun, pengerjaan di lapangan akan menyesuaikan kondisi, baik menggunakan rabat beton maupun hotmik.

"Seingat saya itu kalau jalan nasional itu 4 miliar satu kilonya, itu karena lebarnya 4 meter dan juga tebalnya itu 40 cm. Tapi juga ternyata di sana itu tidak semuanya dirabat beton, ada juga yang dihotmik, tapi angka itu Pak Kadis PUPR yang lebih hafal," tambahnya.


Ia juga menyoroti pola pembangunan jalan di Garut yang selama ini terkesan terputus-putus karena keterbatasan anggaran.

Untuk jalur Singajaya - Banjarwangi, Syakur memastikan bahwa penanganan darurat berupa lapis penetrasi (lapen) akan dilakukan agar jalan tetap bisa dilalui masyarakat.

"Ini kita berharap bahwa dengan ada bantuan dari pemerintah pusat bisa lebih sistematis," ujar Syakur.

Terakhir, Bupati Garut berkomitmen untuk terus mengawal usulan ini demi kelancaran ekonomi dan mobilitas warga Garut Selatan.

-------------------------

‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)


footer background
FacebookTwitterInstagramYouTube
assets-logo

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151 Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000 [email protected]
Statistik Pengunjung
Online
14
Hari Ini
72
Bulan Ini
2366
Total
55534
© 2026 Pemerintah Kabupaten Garut. All Rights Reserved.