Mendeteksi lokasi...
Cari informasi...

Diskanak Garut Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman dan Terjunkan 100 Pemeriksa

Selasa, 26 Mei 2026 365

Live Talkshow FOKUS (Forum Komunikasi dan Solusi) Vol. 76 dengan tema "Kesiapan Menghadapi Iduladha" yang berlangsung di Studio Siaran UPT Penyiaran Diskominfo Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (26/5/2026).

GARUT, Tarogong Kidul – Menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Garut memastikan kesiapan ketersediaan hewan kurban dan menjamin aspek kesehatan hewan bagi masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan dalam Live Talkshow FOKUS (Forum Komunikasi dan Solusi) Vol. 76 dengan tema "Kesiapan Menghadapi Iduladha" yang berlangsung di Studio Siaran UPT Penyiaran Diskominfo Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (26/5/2026).

Kepala Diskannak Kabupaten Garut, drh. Dyah Savitri, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah mitigasi dan persiapan matang untuk menyambut hari raya kurban. Salah satu langkah konkret adalah menerjunkan 100 orang petugas untuk melakukan pemeriksaan antemortem (sebelum penyembelihan) dan postmortem (sesudah penyembelihan) di seluruh wilayah Kabupaten Garut.


"​Untuk pelaksanaannya, kami juga bekerja sama dengan berbagai komponen masyarakat, baik dari organisasi profesi, Kementerian Agama dalam hal ini KUA di kecamatan-kecamatan, dan juga seluruh kewilayahan yang ada agar kita bisa melaksanakan dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya, Diskannak berkolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi profesi dan Kementerian Agama (KUA di tingkat kecamatan) guna memastikan proses ibadah kurban berjalan tertib.

Terkait stok hewan kurban, drh. Dyah memaparkan data yang optimistis. Saat ini, tercatat ketersediaan ruminansia besar (sapi dan kerbau) mencapai sekitar 10.000 ekor, sementara untuk ruminansia kecil (domba dan kambing) tersedia sekitar 19.000 ekor.

"​Hal ini kami proyeksikan sudah memenuhi karena tahun kemarin pemotongan hewan besar itu di angka 8.000-an, ya. Kemudian domba dan kambing di angka 19.000. Jadi, prediksi pemotongan mungkin sama dengan tahun kemarin," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, drh. Dyah mengimbau masyarakat untuk melaksanakan penyembelihan secara ihsan, yakni sesuai dengan syariat Islam serta memenuhi standar higiene dan sanitasi agar menghasilkan produk daging yang HAUS (Halal, Aman, Utuh, dan Sehat).

Selain aspek teknis penyembelihan, ia secara khusus menekankan pentingnya pengelolaan limbah. Masyarakat, khususnya pengurus DKM, diminta untuk tidak membuang limbah isi perut hewan kurban ke selokan atau sungai guna mencegah pencemaran lingkungan.

"Saran kami adalah setiap DKM itu mempunyai tempat, ya, untuk membuang isi perut, ya, kemudian membersihkan dengan air yang secukupnya—karena kita juga harus hemat air, ya, karena sekarang kita sudah masuk ke masa-masa apa, awal musim kemarau—dan juga menghasilkan produk daging atau pangan asal hewan yang HAUS, yaitu Halal, Aman, Utuh dan Sehat," pungkasnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai ciri ternak sehat maupun panduan penyembelihan, Diskannak Kabupaten Garut telah menyediakan sosialisasi yang dapat diakses secara daring melalui akun Instagram resmi Diskanak Garut.

-------------------------

(Foto: Nijma Tazkiyatun Nafsi/ Alfi Jamilah Ferdian Diskominfo Kab. Garut)

‎------------------------

‎Penulis : Nindi Nurdiyanti 

‎Penyunting : Ihsan Tadris Syifa 

‎*_Press Release_ ini juga bisa diakses melalui laman Pemerintah Kabupaten Garut : https://www.garutkab.go.id*


footer background
FacebookTwitterInstagramYouTube
assets-logo

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151 Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000 [email protected]
Statistik Pengunjung
Online
21
Hari Ini
374
Bulan Ini
2612
Total
55729
© 2026 Pemerintah Kabupaten Garut. All Rights Reserved.