Mendeteksi lokasi...
Cari informasi...

Pemkab Garut Terima Batuan APD dari Hiswana Migas Garut

Sabtu, 18 April 2020 1563

Pemkab Garut menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Himpunan Swasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) DPC kabupaten Garut.

Batuan berupa 250 APD dan 500 masker diserahkan langsung oleh Humas Hiswana Migas Garut, Evi Alvian kepada Wakil Bupati Garut dr.Helmi Budiman, di Comand Center Garut, Jumat (17/4/2020).

Humas Hiswana Migas Garut, Evi Alvian mengatakan, pihaknya berbelasungkawa atas berguguranya para medis yang terus berjuang dalam menyembuhkan pasien yang terinfeksi covid-19.

“Dari lubuk hati yang terdalam, keluarga besar Hiswana Migas Kabupaten Garut, sangat berduka dengan wafatnya para dokter, tenaga medis,sebagai pejuang garda terdepan. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Evi Alvian.

Evi di dampingi oleh jajaran pengurus Hiswana Migas DPC Kabupaten Garut, Iday Hidayatullah dan Eka kadarisman Fasa, menegaskan para tenaga kesehatan layak menjadi teladan bagi kita semua tentang nilai-nilai dedikasi, keikhlasan, dan totalitas dalam bekerja.

“Mereka rela mengorbankan semuanya, bersusah payah, lelah jiwa dan raga demi sesama. Kami berikan sebanyak 250 APD dan 500 buah masker, untuk tahap pertama,” ucapnya.



Dikatakan Evi, dana yang terhimpun merupakan hasil iuran seluruh anggota yang tergabung dalam Hiswan Migas. Yang mana pihaknya juga atas amanat Bupati Garut, kembali akan menyalurkan bantuan paket sembako.

“Ada pesan dari Bupati Garut, selain APD harus menyalurkan sembako membantu masyarakat yang terkena dampak,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan adanya bantuan dari Hiswana Migas, pihaknya atas nama Pemerintah Kabupaten Garut, mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan bagi para tenaga medis ini.

“Ya, memang bantuan terus mengalir bagi pelindung tenaga medis, termasuk kali ini dari Hiswana Migas Garut,” katanya.

Helmi mengaku, untuk kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) dalam menghadapi wabah covid-19, memang masih banyak. Yang mana berdasarkan informasi dari BNPB, kalai pandemik ini akan berlangsung sampai bulan Mei.

“Ini masih panjang, kebutuhan memang masih banyak. Untuk satu shif saja di RSUD dr. Slamet mebutuhkan sampai 12 APD itu baru di ruangan isolasi, belum lagi ditambah tenaga medis yang ada di setiap Puskesmas,” ujarnya.



Ia mengaku, Pemkab Garut sudah menyiapkan anggaran untuk pengadaan APD. Namun, karena barangnya terbatas sehingga mengalami kesulitan.

“Bantuan juga terus berdatangan termasuk dari luar negeri,” pungkasnya.


footer background
FacebookTwitterInstagramYouTube
assets-logo

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151 Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000 [email protected]
Statistik Pengunjung
Online
18
Hari Ini
313
Bulan Ini
2557
Total
55701
© 2026 Pemerintah Kabupaten Garut. All Rights Reserved.