Mendeteksi lokasi...
Cari informasi...

Update Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Jumat 2 Oktober 2020

Sabtu, 03 Oktober 2020 1312

Ada penambahan 1 pasien kasus konfirmasi positif, dan 3 pasien Sembuh dari COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Jumat 2 Oktober 2020, pukul 20.00 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan RT PCR pada sampel sebanyak 282, ditemukan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 1 orang, yaitu laki-laki (KC-256) usia 31 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul.

Selanjutnya, ada penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 6 orang, yaitu 1 orang dari Kecamatan Karangpawitan, 1 orang dari Kecamatan Cilawu, 1 orang dari Kecamatan Sukaresmi, 1 orang dari Kecamatan Banjarwangi, dan 2 orang dari Kecamatan Pameungpeuk (3 orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut).

Ada pula laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan (isolasi) sebanyak 3 orang, yaitu laki-laki (KC-135) usia 47 tahun dari Kecamatan Cibatu, dan laki-laki (KC-155) usia 49 tahun dari Kecamatan Tarogong Kidul, serta perempuan (KC-170) usia 21 tahun dari Kecamatan Garut Kota.



Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 8.230 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 4.909 kasus, dengan rincian 864 Kasus isolasi mandiri dan 4.045 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 3.065 kasus, dengan rincian 59 Kasus isolasi mandiri, 6 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.962 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 256 kasus terdiri 11 kasus isolasi mandiri, 46 kasus isolasi RS/perawatan, 187 kasus dinyatakan sembuh, dan 12 kasus meninggal.

Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 185 sampel (orang).

Tim Gugus Tugas COVID-19 juga, telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-252 di Kecamatan Cilawu sebanyak 12 orang, pada kontak erat KC-225 dan KC-247 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 36 orang, pada kontak erat KC-255 di Kecamatan Malangbong sebanyak 10 orang, dan pada kontak erat KC-247 dan KC-254 di Kecamatan Banyuresmi sebanyak 4 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni mengungkapkan, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan penyebaran virus COVID-19 pada komunitas dan risiko individu menurut Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) RI. Pertama, kondisi berkerumun dalam suatu tempat. Kedua, orang-orang yang berdekatan dalam jarak 1 – 1,5 meter. Ketiga risiko jika sirkulasi ruangan tidak baik seperti ruangan tertutup. Keempat, durasi atau lamanya waktu berinteraksi dalam suatu kondisi perkantoran atau ruangan yang tertutup.

"Oleh karena itu, Kami mohon kepada warga masyarakat untuk menghindari kerumunan dan tidak melakukan kontak fisik, selalu menjaga jarak, dan menghindari berada di ruangan tertutup dalam waktu yang lama," ungkapnya.

Menurutnya, kunci keberhasilan dari pengendalian penyebaran COVID-19 ialah kedisiplinan seluruh pihak untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat dengan 3 M.

“Kunci keberhasilan dari pengendalian penyebaran COVID-19 ini adalah kedisiplinan kita. Kedisiplinan dalam melakukan 3 M diantaranya Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak, karena tidak semua orang yang positif COVID-19 memiliki gejala." ujarnya.

Yeni menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang.

“Mari berjuang bersama memutus mata rantai penyebaran virus ini, dan saling gotong royong melindungi sesama kita sehingga bisa terbebas dari COVID-19,” ajaknya.


footer background
FacebookTwitterInstagramYouTube
assets-logo

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151 Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000 [email protected]
Statistik Pengunjung
Online
18
Hari Ini
428
Bulan Ini
2662
Total
55751
© 2026 Pemerintah Kabupaten Garut. All Rights Reserved.