Mendeteksi lokasi...
Cari informasi...

Update Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Sabtu 22 Agustus 2020

Sabtu, 22 Agustus 2020 1161

Hari ini ada penambahan Satu pasien kasus konfirmasi positif COVID-19, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Sabtu 22 Agustus 2020, pukul 17.30 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, pada hari ini, terdapat penambahan laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 1 orang pasien, yaitu seorang laki-laki (KC-74) usia 55 tahun asal Kecamatan Karangpawitan.

“Untuk proses selanjutnya pasien KC-74 telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Slamet. Menindaklanjuti hasil temuan, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melakukan respon cepat untuk tracing dan tracking, dan tentunya, sebelum kegiatan tersebut dilakukan surveilans terhadap kontak erat risiko tinggi,” ujar Yeni.

Selanjutnya, kata Yeni, hari ini terdapat penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 2 orang yaitu asal Kecamatan Karangpawitan dan Kecamatan Bayongbong.

"Hari ini juga Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-72 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 47 orang, dan di Kecamatan Karangpawitan sebanyak 7 orang, selanjutnya dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab," ungkapnya.



Yeni menjelaskan, untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 5.666 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 2.683 kasus, dengan rincian 226 Kasus isolasi mandiri dan 2.457 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 2.909 kasus, dengan rincian 12 Kasus isolasi mandiri, 2 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.860 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 35 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 74 kasus terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 17 kasus isolasi RS/perawatan, 53 kasus dinyatakan sembuh, dan 3 kasus meninggal.

Yeni mengatakan, memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, yakni dilakukan dengan 2 cara, pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak. Kedua, dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif COVID-19.

Yeni juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang.

"Salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta menjaga kondisi kesehatan," pungkasnya.


footer background
FacebookTwitterInstagramYouTube
assets-logo

Dikelola oleh :
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut
Jl. Pembangunan No. 181, Garut, 44151 Provinsi Jawa Barat

+62 262 4895000 [email protected]
Statistik Pengunjung
Online
13
Hari Ini
207
Bulan Ini
2469
Total
55620
© 2026 Pemerintah Kabupaten Garut. All Rights Reserved.