Update Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Selasa 08 September 2020
Pada hari ini ada penambahan Enam pasien kasus konfirmasi positif, dan Empat pasien Sembuh dari COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Selasa 08 September 2020, pukul 19.00 WIB.
Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, tercatat ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 6 orang, yaitu seorang laki-laki (KC-97) usia 39 tahun asal Kecamatan Cibatu, seorang perempuan (KC-98) usia 47 tahun asal Kecamatan Banyuresmi, seorang perempuan (KC-99) usia 19 tahun asal Kecamatan Banyuresmi, seorang perempuan (KC-100) usia 68 tahun asal Kecamatan Cilawu, seorang perempuan (KC-101) usia 45 tahun asal Kecamatan Cilawu, seorang laki-laki (KC-102) usia 38 tahun asal Kecamatan Cikajang.
Selanjutnya, kata Yeni, Syukur Alhamdulillah pada hari ini ada penambahan 4 orang pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 telah selesai pemantauan (isolasi), dan dinyatakan Sembuh oleh tim dokter di RSUD. dr. Slamet Garut, yaitu seorang laki-laki (KC-77) usia 28 tahun asal Kecamatan Cilawu, seorang perempuan (KC-81) usia 64 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul, seorang laki-laki (KC-83) usia 35 tahun asal Kecamatan Bayongbong, seorang laki-laki (KC-86) usia 25 tahun asal Kecamatan Pasirwangi.
Yeni menambahkan, ada penambahan laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 1 orang, yaitu asal Kecamatan Sukawening.

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 6.182 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 3.119 kasus, dengan rincian 411 Kasus isolasi mandiri dan 2.708 Kasus discarded/selesai pemantauan.
Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 2.961 kasus, dengan rincian 27 Kasus isolasi mandiri, 4 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.893 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal.
"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.
Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 102 kasus terdiri 0 kasus isolasi mandiri, 23 kasus isolasi RS/perawatan, 76 kasus dinyatakan sembuh, dan 3 kasus meninggal.
Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 165 sampel (orang).
Dan telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-85 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 18 orang, pada kontak erat KC-88 di Kecamatan Wanaraja sebanyak 2 orang, pada kontak erat KC-89 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 41 orang, pada kontak erat KC-90 dan KC-91 di Kecamatan di Kecamatan Tarogong Kaler sebanyak 52 orang, pada kontak erat KC-92 di Kecamatan Tarogong Kaler sebanyak 78 orang dan pada kontak erat KC-96 di Kecamatan Selaawi sebanyak 15 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab
Yeni mengatakan, memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, yakni dilakukan dengan 2 cara, pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak. Kedua, dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif COVID-19.
"Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang," ungkapnya.
Dijelaskan Yeni, salah satu kunci utama kesuksesan dalam menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran masyarakat. "Oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Garut agar senantiasa disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta menjaga kondisi kesehatan," pungkasnya.
